Kepala Daerah Kakak Adik ini Tinjau DAM Raba Salo

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin dan Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin meninjau DAM jembatan Raba Salo, Kamis (29/9). Jembatan tersebut merupakan jalan akses menuju Jalan Gajah Mada yang menghubungkan Kelurahan Penaraga dan Kelurahan Penatoi.

Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima saat tinjau DAM Raba Salo. Foto: Hum

Walikota Bima dan Wakil Walikota Bima saat tinjau DAM Raba Salo. Foto: Hum

Peninjauan didampingi pula oleh Kepala Dinas PU, Kepala BLH, Kepala BKP2, Kadis Kebersihan, Kadis BPBD.

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin melalui siaran persnya mengatakan, peninjauan dilakukan mengingat kondisi tumpukan sampah yang menggunung disisi utara jembatan, sehingga menyebabkan aliran sungai tidak bisa mengalir dengan normal.

Tumpukan sampah yang menggunung menjadi pemandangan yang tak sedap dipandang mata.

Menyikapi hal tersebut, kedua pimpinan daerah yang juga kakak adik ini dengan sigap memerintahkan dinas terkait yang juga turut mendampingi peninjauan tersebut yakni Dinas PU, BLH, BKP2, BPBD dan Dinas Kebersihan, untuk segera menanggulangi permasalahan tersebut, dengan bekerjasama mengangkat tumpukan sampah agar aliran sungai bisa bersih dan bebas dari sampah.

“Dinas terkait segera lakukan pembersihan dan angkut sampah yang ada, supaya nanti tidak terjadi bahaya banjir dikemudian hari,” perintah Walikota Bima.

Selain itu, dipesankannya pula untuk menjaga kebersihan lingkungan dan budayakan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, banjir tidak hanya diakibatkan dari curah hujan yang cukup tinggi namun juga karena ulah manusia yakni membuang sampah di aliran sungai sehingga menyebabkan tersumbatnya saluran air dan sungai. Oleh karenanya, kesadaran masyarakat mengenai budaya hidup bersih dan sehat sangat penting untuk digalakkan.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *