Duta Kota Bima Raih Peringkat II Penyuluh Teladan Nasional

Kota Bima, Kahaba.- Nama Kota Bima kembali terangkat di level nasional berkat prestasi Penyuluh Agama, Ustad Musthafa Umar. Pria yang sehari-hari sebagai Muballigh dan Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama Kota Bima ini berhasil meraih peringkat II Penyuluh Teladan Nasional.

Ustad Musthafa Umar, dua dari kanan saat menerima penghargaan di Jakarta. Foto: Istimewa

Ustad Musthafa Umar, dua dari kanan saat menerima penghargaan di Jakarta. Foto: Istimewa

Dalam rilis yang diterima media ini, pemilihan Penyuluh Teladan Nasional VIII ini diselenggarakan Kementerian Agama RI melalui Dirjen Bimas Islam mulai 28 September-2 Oktober 2016 di Hotel Golden Boutique Jl. Angkasa 1 Gunung Sahari Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin. Ditutup Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Mahasin. Peserta adalah perwakilan utusan Penyuluh Teladan 34 provinsi di Indonesia.

Lomba dibagi dua tahap, babak penyisihan dan final. Penyisihan dilakukan pemeriksaan terhadap berkas dan bukti fisik kegiatan penyuluhan selama Tahun 2016. Meliputi jumlah lembaga binaan, daftar hadir jamaah, jumlah jamaah, surat tugas, program dan jadwal kerja, materi dan metode dakwah serta makalah.

“Juri berkas 3 orang dan juri makalah 3 orang, meliputi sistem penulisan sesuai karya tulis ilmiah, slide presentasi, model penyampaian, kesesuaian materi dan judul, isi dan keunikan,” jelas Ustad Musthafa Umar.

Dalam penyisihan diambil 6 orang terbaik. Propinsi yang berhasil meloloskan wakil yakni Jawa Barat, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, NTB, Bali dan DKI Jakarta. Dalam final dipandu juri berbeda, judul makalah berbeda dan waktu membuat makalah selama 4 jam.

Juri berasal dari Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama RI dan Kaprodi BPI Dakwah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Alhamdulillah NTB diwakili oleh saya meraih Juara II setelah Bali. Juara III Jawa Tengah. Harapan 1 DKI Jakarta, harapan 2 Jawa Barat dan harapan 3 Kalimantan Barat,” terang Kader NU Kota Bima ini.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *