Protes tak ada Ujung, Warga Oi Katupa Bakar Keranda Mayat Depan Kantor Bupati

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Oi Katupa dan GNP kembali menggelar aksi. Senin (3/10) tadi, warga mengusung keranda dan membakarnya di Depan Kantor Bupati Bima. sebagai bentuk pernyataan protes terhadap Pemerintah Kabupaten Bima yang tak kunjung mengeluarkan keputusan soal sengketa agraria antara warga dan PT. Sanggar Agro.

Warga Oi Katupa dan GNP saat aksi didepan Kantor Bupati Bima. Foto: Deno

Warga Oi Katupa dan GNP saat aksi didepan Kantor Bupati Bima. Foto: Deno

Ketua GNP Arif Kurniawan mengatakan, aksi pengusungan keranda juga menjadi simbol jika Hak Guna Usaha (HGU) sudah gugur pada tahun 2001. Tetapi Pemerintah sampai hari ini tidak mampu menunjukan sikap yang jelas untuk menyelesaikan sengketa lahan tersebut.

“Pemerintah ini ada, tapi tidak berani mengambil sikap. Padahal aturan dan mekanisme sudah jelas, untuk memilah mana yang punya hak dan yang tidak punya hak dalam sengketa ini,” sesalnya.

Arif mengaku, setelah menggelar aksi tersebut, pihaknya tidak akan menginap lagi di Eks Kantor Bupati Bima, tapi memiliki inap di Gedung serba guna Paruga Na’e Talabiu, untuk melanjutkan perjuangan hingga tuntas.

Pindah tempat penginapan itu sebagai langkah yang dianggap penting untuk menyusun kembali kekuatan.

“Secepatnya kami akan lakukan aksi di Bandara Bima. Aksi tersebut merupakan langkah lanjutan kami untuk mendapatkan hasil tuntutan yang selama ini kami minta,” tegasnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *