Polisi Disilahkan Pakai Narkoba, Tapi ‘Bonusnya’ Baju Batik

Kabupaten Bima, Kahaba.- Seluruh Anggota Polres Bima dipersilahkan terlibat dalam kasus narkoba. Baik sebagai pengguna, pengedar maupun bandar. Namun jangan kaget, Kapolres Bima sudah menyiapkan ‘hadiah’ baju batik bagi siapa pun anggota yang terlibat.

Pesan Polres Bima untuk anggota agar tidak mengkomsumsi narkoba. Foto: Ady

Pesan Polres Bima untuk anggota agar tidak mengkomsumsi narkoba. Foto: Ady

Pesan untuk Anggota Kepolisian ini disampaikan Kapolres Bima melalui stiker yang ditempel di beberapa dinding Kantor Polres Bima.

“Khusus Anggota Polres Bima Silahkan Menggunakan NARKOBA, Akan Dapat Bonus Baju Batik”. Begitu isi pesan lengkap tertulis dalam stiker tersebut.

Pesan ini cukup menarik perhatian siapa pun yang melihat, termasuk media ini saat berkunjung di Polres Bima beberapa hari lalu.

Ketika ditanya makna pesan ini, Wakapolres Bima, KOMPOL Arif Haryono yang ditemui dalam ruang kerjanya tersenyum simpul. Diakuinya, pesan tersebut sengaja disampaikan dengan kata-kata konotasi agar bisa menarik perhatian pembaca.

“Kalau pesan dengan kalimat datar saya pikir sudah biasa dan seringkali terlintas begitu saja tanpa diresapi maknanya. Tapi kalau kita pancing dengan kalimat unik pasti akan lama membekas,” tuturnya.

Makna yang terkandung dalam pesan ini sangat gamblang bila dipahami. Anggota Polres Bima disilahkan menggunakan narkoba, tapi siap-siap akan diberikan sanksi tegas berupa pemecatan atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH).

“Tentunya kalau sudah dipecat pasti akan mengenakan baju batik saat sidang pemecatan. Jadi itulah maknanya,” jelas Arif.

Sehingga Anggota Polres Bima secara tidak langsung diingatkan agar tidak terlibat narkoba. Baik sebagai pengguna, pengedar apalagi bandar. Karena sanksi tegas sudah dipastikan menunggu.

“Substansinya kita ingin menggugah anggota, mari kita jauhi narkoba. Mulai dari lembaga dan diri kita sendiri,” tambahnya.

*Ady?

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *