Dewan Duga Ada Sindikat Pertukaran Bayi di RSUD Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Setelah mendengar curahan orang tua bayi yang tertukar Subagio, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima M. Natsir menjadwalkan untuk segera memanggil jajaran RSUD Bima dan menyampaikan klarifikasi.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima M. Natsir S.Sos. Foto: Bin

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima M. Natsir. Foto: Bin

Menurut dia, jika kejadian itu benar, tentu akan sangat memalukan institusi. Jika dilihat dari surat keterangan hasil DNA dari RSUP Sanglah Bali, benar menyebutkan secara biologis bayi tersebut bukan anaknya Subagio.

“Ini tidak profesional sekali. Saya ko’ mencurigai terjadi sindikat pertukaran bayi di RSUD Bima.” duganya, Rabu (5/10).

Duta PAN itu menyorot, alasan RSUD Bima menduga hasil DNA dari RSUP Sanglah Bali tertukar itu merupakan kesimpulan yang terlalu dini. Sebab, sekelas RSUP Sanglah Bali tentu memiliki akurasi hasil pemeriksaan.

“Jadi kami minta RSUD Bima tidak usah tunjukan sikap pembenaran seperti itu. Karena sikap pembenaran tidak akan melahirkan solusi apa-apa,” tegasnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *