Soal Dugaan SPJ Fiktif, Dikpora Minta Honorer Melapor

Kota Bima, Kahaba.- Mengetahui dugaan SPJ fiktif laporan dana BOS triwulan kedua melalui media, Dinas Dikpora memanggil Kepala SMPN 5 Kota Bima untuk klarifikasi. Hasilnya, kepala sekolah setempat membantah dugaan tersebut. (Baca. SPJ Dana BOS SMPN 5 Diduga Fiktif)

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Eric

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin. Foto: Eric

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima, H. Alwi Yasin mengatakan, dari hasil klarifikasi kepala SMPN  5 membantah membuat SPJ fiktif dana BOS triwulan ke dua. Kepala sekolah pun meminta kepada sumber yang memberikan keterangan di media untuk menunjukan bukti.

Berdasarkan keterangan tersebut, Dikpora meminta kepada sumber dan guru-guru di sekolah setempat, untuk datang melapor ke Dikpora. Agar diketahui akar permasalahan yang ada dan mengetahui kebenaran laporan SPJ fiktif tersebut.

“Siapapun yang merasa namanya dicatut, tapi tidak menerima uang saat penandatangan SPJ dana BOS triwulan ke dua, kami menunggu kedatangannya melapor secara resmi untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Alwi, Dikpora tidak bisa langsung memberikan peringatan atau sanksi bagi sekolah setempat, karena tidak bisa melakukan tindakan tanpa mengetahui permasalahan yang terjadi. Pihaknya pun akan menindaklanjuti, bila terbukti ada laporan fiktif tersebut.

“Kalau benar itu terjadi berarti masuk ranah penipuan terhadap dokumen negara, dan bisa dipidana. Tapi bila tidak terbukti dan hanya asumsi saja, maka ini fitnah,” tegasnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *