Harga Bawang Merah Turun, Petani Diminta tidak Khawatir

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bima, M. Tayeb meminta kepada petani bawang untuk tidak terlalu khawatir turunnya harga bawang merah.

M. Tayeb menunjukan sertifikat hak paten Durian Parado. Foto: Noval

M. Tayeb menunjukan sertifikat hak paten Durian Parado. Foto: Noval

Sebab, harga bawang saat ini tidak terlalu turun dibawa Rp 1 juta. Bahkan, dirinya memperkirakan harga bawang akan kembali naik pada posisi harga sebelumnya.

“Perlu diketahui petani, harga bawang merah tidak bisa diprediksi secara dini. Karena beda satu hari saja, harga bawang merah bisa naik atau turun. Jadi tidak usah khawatir,” ujarnya.

Mengantisipasi tidak anjoknya harga bawang, menurut Tayeb, harus ada kerjasama antara petani bawang saat menjual hasil panen pada tengkulak, agar harga tidak bisa diturunkan.

Dari informasi yang dirinya peroleh sambungnya, harga bawang merah di Pulau Jawa sudah mencapai Rp 1,9 juta per 100 Kg.

“Yakin saja, harga bawang akan naik secara bertahap. Apalagi kualitas bawang merah Bima selalu dinanti oleh masyarakat Jawa, Banjarmasin dan kota-kota besar lain,” katanya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *