Tiga Pekan Lagi Panen Bawang Merah di Desa Sai Selesai

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sekitar tiga pekan kedepan, ratusan hektar bawang merah di Desa Sai Kecamatan Soromandi, bakal selesai dipanen. Saat ini saja, petani yang menanam bawang dilahan tegalan hampir selesai panen.

Foto panen bawang merah di Lambu. Foto: Noval

Foto panen bawang merah di Lambu. Foto: Noval

Seperti lahan tegalan yang ditanami petani bawang merah di So Taweo, So Kalo, So Lara, So Nggase, So Lambe, So Sangari dan So Nanga Mango. Lahan ratusan hektar itu, kurang lebih tinggal tiga hari kedepannya sudah selesai panen dan siap dijual.

”Dari catatan kami, sudah ratusan ton bawang merah yang dipanen di tujuh lokasi itu,” ujar Ramdin, petani asal Desa Sai, Kamis (13/10).

Lanjut pria yang akrab disapa Gio itu, belum lagi, kalau dirinya menghitung banyaknya hasil panen di lahan persawahan yang saat ini baru beberapa petani saja yang memanen. Seperti di So Tolo Besi, So Tolo Me’du, So Tolo Sabae Langge, So Tolo Karombo, So Tolo Ridi, So Tolo Sambou, So Tolo Toro Nanga Sai dan So Tolo Busi.

”Rata-rata satu lokasi itu ada yang 20 hektar dan ada juga yang 30 hektar. Saya prediksi, bawang merah yang akan dihasilkan nanti ratusan hektar. Karena bawang milik petani saat ini subur,” katanya.

Untuk bawang yang ditanami petani di lahan persawahan Desa Sai itu, akan habis dipanen dan dijual sekitar 3 pekan kedepan. Pasalnya, proses mencabut dan menjemur  bawang yang membutuhkan waktu sedikit lama.

Ditanya masalah harga saat ini, Gio mengaku, dibandingkan dengan harga sebulan lalu sangat jauh, yakni Rp 2 juta lebih. Namun dirinya yakin, harga bawang merah akan terus naik hingga Rp 1,9 juta per 100 Kg bahkan 2 juta per 100 Kg.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *