Walikota dan Wawali Terima Kepulangan Jamaah Haji Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- 158 orang jamaah haji Kota Bima telah kembali dalam keadaan sehat. Kedatangan jamaah haji terbagi atas tiga kelompok yaitu 18 orang tiba di Kota Bima pada Jumat sore, (14/10) dan 70 orang pada Sabtu pagi dan 70 orang pada Sabtu (15/10) siang.

Penyambutan kepulangan jamaah haji Kota Bima. Foto: Hum

Penyambutan kepulangan jamaah haji Kota Bima. Foto: Hum

Para jamaah haji diterima oleh Walikota dan Wakil Walikota Bima (Wawali) pada acara penerimaan yang berlangsung di halaman kantor Walikota Bima. Hadir pula Kapolres Bima Kota, Kasdim 1608 Bima, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, Ketua TP PKK Kota Bima, Sekretaris Daerah serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Bima.

Acara penyambutan dilaksanakan dua kali, yaitu pukul 11.00 WITA dan pukul 13.00 WITA sesuai jadwal kedatangan pesawat di Bandar Udara Sultan Salahuddin Bima.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada para jamaah haji Kota Bima. Kami sangat bahagia melihat Bapak dan Ibu kembali berkumpul dengan keluarga di Kota Bima dalam keadaan sehat wal’afiat,” ujar Walikota melalui siaran pers yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrian Nuryadin.

Walikota juga menjelaskan, pada saat para jamaah haji berada di tanah suci, tanggal 27 dan 28 September lalu di daerah Kota Bima ditimpa kejadian yang sangat memprihatinkan. Ada penemuan jenazah korban mutilasi di jurang Ule dan peristiwa pembacokan di Padolo Dua.

Tapi bersyukur pihak kepolisian berhasil membekuk pelaku kejahatan dengan sangat cepat, hanya dalam hitungan hari. Namun dua insiden ini menjadi catatan yang mengusik rasa kemanusiaan kita.

“Saya mengajak kita semua agar kembali menghidupkan masjid dan mushola, terutama mengajak anak-anak dan pemuda untuk menghidupkan program Magrib Mengaji,” kata Walikota.

Perwakilan jamaah haji, H. M. Yamin, menyampaikan ucapan terima kasih atas layanan Pemerintah Daerah kepada rombongan jamaah haji Kota Bima.

“Dari Bima ke Mataram kami diberangkatkan dengan pesawat Garuda yang dibiayai oleh Pemerintah Kota Bima. Demikian juga pulangnya. Bahkan disediakan bus untuk penjemputan kami di bandara menuju Kantor Walikota. Kami sangat berterima kasih atas segala bentuk dukungan ini”, katanya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *