Hebat, Guru SMKN 2 Belajar ke Eropa

Kota Bima, Kahaba.- Guru SMKN 2 Kota Bima Yanti Kusnadi mendapat kesempatan untuk belajar ke dua Negara di Eropa, masing – masing Perancis dan Jerman. Yanti akan belajar selama dua bulan tentang implementasi kurikulum industeri untuk SMK rujukan yang memiliki keahlian paket konstruksi.

Yanti Kusnadi (tengah). Foto: Dok. Yanti Kusnadi

Yanti Kusnadi (tengah). Foto: Dok. Yanti Kusnadi

Kepala SMKN 2 Kota Bima Syamsuddin mengatakan, SMKN 2 Kota Bima mendapatkan kepercayaan mengirimkan satu guru untuk belajar ke Eropa. Kesempatan itu menjadi kebanggaan bagi sekolah, karena bisa mengutus guru berprestasi untuk meningkatkan kemampuan mengajar dan mengenal pemanfaatan tekhnologi.

Dijelaskannya, kepercayaan tersebut menunjukkan kualitas dan kompetensi sekolah yang terus melakukan pembenahan diberbagai sektor. Termasuk dalam bidang kurikuler, ekstrakurikuler siswa, terlebih meningkatkan kemampuan pengajar.

“Dari 1500 sekolah seluruh Indonesia, hanya 15 sekolah yang ditunjuk untuk ke Eropa. SMKN 2 salah satunya,” ujar Syamsuddin di ruangannya, Kamis (20/10).

Menurutnya, ada beberapa faktor penilaian sehingga SMKN 2 Kota Bima dipercaya mengirim tenaga pengajar. Seperti SMKN 2 telah mendapatkan keistimewaan, berupa sekolah rujukan terbentuknya Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS), sehingga Kemendikbud mempercayakan delegasi.

Selain itu, kompetensi lain yang menjadi bahan pertimbangan Kemendikbud adalah faktor tenaga pengajar itu sendiri. Sebab Yanti Kusnadi mahir berbahasa Inggris, serta menguasai penggunaan tekhnologi dan informasi.

Ia pun berharap, semoga dengan adanya keterwakilan tersebut, mendorong dan memotivasi tenaga pengajar lain, untuk terus meningkatkan kemampuan dan kecerdasan.

Sementara itu, Yanti Kusnadi mengaku bahagia dan terharu atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Pusat. Ia akan memanfaatkan dengan baik kepercayaan yang telah diberikan untuk mendapat banyak ilmu.

“Moment ini akan saya manfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *