PPP Kota Bima Gelar Muscab ke-IV, Kader Diminta Satukan Visi dan Bangun Daerah

Kota Bima, Kahaba.- DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bima menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV di Hotel La Ila, Sabtu (22/10). Msucab kali ini, PPP mengusung tema ‘Bergerak Bersama Rakyat, Mewujudkan Masyarakat yang Sejahtera dan Bermartabat’.

Ketua Panitia Muscab PPP Kota Bima, H. Syafriansar saat menyampaikan sambutan. Foto: Bin

Ketua Panitia Muscab PPP Kota Bima, H. Syafriansar saat menyampaikan sambutan. Foto: Bin

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, Wakil Ketua Umum DPD PPP Hj. Ermalena, Ketua DPW PPP Provinsi NTB Hj. Wartiah, perwakilan sejumlah Partai Politik di Kota Bima, kader dan simpatisan PPP.

Ketua Panitia kegiatan, H. Syafriansar dalam sambutannya lebih awal mengulas sejarah terbentuknya PPP 5 Januari 1973, sebagai hasil fusi politik empat partai Islam, masing – masing Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti.

“Fusi ini menjadi simbol kekuatan PPP, yaitu partai yang mampu mempersatukan berbagai faksi dan kelompok dalam Islam. Untuk itulah wajar jika PPP kini memproklamirkan diri sebagai rumah besar umat Islam,” ujarnya.

Tahun – tahun terakhir, diakuinya PPP didera ujian dan cobaan. Namun terpaan itu justeru menjadi pelajaran yang baik, agar partai lebih membuka diri dan bisa kembali berjaya seperti pada tahun 1977 dan meraih suara terbanyak ketiga tingkat Nasional.

Melalui Muscab kali, anggota DPRD Provinsi NTB itu berharap, menjadi awal kebangkitan, karena pada bulan ini, semua daerah di Indonesia melaksanakan Muscab.

“Mari kita satukan visi, bergandengan tangan membesarkan partai dan berbuat lebih banyak untuk rakyat,” ajaknya.

Pose bersama usai Muscab PPP Kota Bima. Foto: Bin

Pose bersama usai Muscab PPP Kota Bima. Foto: Bin

Mantan Anggota DPRD Kota Bima itu juga berharap semoga Muscab kali ini menghasilkan pengurus yang amanah, berintegritas dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Plh. Ketua DPC PPP Kota Bima, Taufik HA. Karim pada sambutannya menegaskan, satu tahun lebih PPP digonjang prahara yang luar biasa, tapi hari ini bisa ditunjukan tidak ada dualisme dalam tubuh PPP.

“Kami ingin menunjukan, ini dada kami, bukan dada kalian. PPP itu satu dan tidak pernah terpecah berai,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PPP Hj. Wartiah mengapresiasi semangat PPP yang ada di daerah. Seperti di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, karena pada Pileg tahun 2014, mampu menunjukan grafik keterwakilan di kursi DPRD meningkat.

“Hampir semua di NTB naik. Ini berkat semua kerjasama yang baik kader partai dan masyarakat,” pujinya.

Ia pun berharap pada Muscab ke-IV, kader PPP terus meningkatkan kinerja. Kepercayaan dari masyarakat selama ini jangan pernah dinodai, tapi harus terus dijaga dan ditingkatkan. Agar PPP selalu berada di tengah – tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPD PPP Hj. Ermalena dalam sambutannya mengajak seluruh kader PPP untuk satu dan berbaur dengan pemerintah dan masyarakat membangun daerah. Bersungguh-sungguh, bersinergi.

Undangan yang hadir saat Muscab PPP Kota Bima. Foto: Bin

Undangan yang hadir saat Muscab PPP Kota Bima. Foto: Bin

“Jika semua bisa dilakukan bersama – sama, maka daerah akan lebih maju dan lebih baik,” ucapnya penuh semangat.

Kemudian, Wakil Walikota Bima, H. Arahman H. Abidin melalui sambutannya mengapresasi semangat kerja kader PPP di Kota Bima. Selama ini, ia mengaku sangat dekat dengan PPP. Kader PPP juga telah banyak memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga untuk pembangunan Kota Bima.

“Bersama PPP kami membangun komitmen kebersamaan untuk membangun daerah, kami melayani masyarakat secara paripurna,” tuturnya.

Melalui Muscab ke-IV, Arahman juga berharap semoga lahir pimpinan partai yang amanah, yang dekat dengan rakyat dan selalu memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Semoga dari Muscab ini lahir pemimpin PPP yang bisa terus bergerak bersama pemerintah dan rakyat membangun daerah,” pintanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *