FKGMNU Bima Ziarah Makam Ulama dan Sultan

Kota Bima, Kahaba.- Mengisi peringatan Hari Santri Nasional, Forum Komunikasi Generasi Muda Nahdlatul Ulama (FKGMNU) Bima melaksanakan ziaram makam ulama dan sultan. Kegiatan ini dilaksanakan, Sabtu (22/10) kemarin di beberapa lokasi makam ulama dan sultan di Kota Bima.

FKGMNU Bima saat ziarah makam ulama dan sultan. Foto: Ady

FKGMNU Bima saat ziarah makam ulama dan sultan. Foto: Ady

Anggota FKGMNU Bima, Ustad Musthafa Umar mengatakan, beberapa lokasi makam yang diziarahi adalah makam ulama di TPU Tolobali, makam sultan di halaman Masjid Sultan Salahudin dan Dana Taraha.

Diakuinya, peringatan Hari Santri Nasional di Bima memang diisi dengan kegiatan sederhana tapi bermanfaat. Diantaranya, do’a bersama, pembacaan 1 miliar shalawat nariyah yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya serta ziarah makam ulama dan sultan.

“Hari santri menjadi momen bagi kita untuk mengingat jasa para ulama, sultan dan penyebar Agama Islam di Bima. Salah satu cara yang kita lakukan adalah menziarahi makam dan mendo’akan kebaikan bagi mereka,” jelasnya.

Faedah ziarah makam kata dia, diantaranya akan menjadikan seseorang mengingat kematian. Sehingga semasa hidupnya akan selalu ingat kepada Allah dan tidak akan menjalankan maksiat serta berprilaku sombong di muka bumi. Karena pada akhirnya manusia itu tidak berdaya setelah menghadapi maut.

Kemudian, mendoakan kebaikan bagi mayit dan memohonkan ampunan bagi mereka. Ini merupakan bentuk perbuatan baik orang yang masih hidup kepada orang yang telah mati.

Serta sebagai pelajaran sejarah. Yaitu meneladani apa yang telah dilakukan para ulama dan sultan dalam menjalankan ibadah kepada Allah dan menyebarkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat Bima yang masih minim pengetahuan agama pada masa itu.

“Para peziarah ini berasal dari keluarga NU Bima, GP Ansor, Lakpesdam, PMII, dan Lesbumi NU. InsyaAllah kegiatan semacam ini akan kita laksanakan rutin.” Tandas Musthafa.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *