Warga Tanjung Minta Gudang Semen Dibongkar

Kota Bima, Kahaba.- Aktifitas bongkar muat di sejumlah gudang semen sepanjang jalan Martadinata Kelurahan Tanjung dirasakan sangat merugikan warga sekitar. Akibat debu semen, masyarakat sekitar gudang yang tak mengantongi ijin gangguan tersebut  mengeluhkan gangguan kesehatan.

ilustrasi /foto:vivanews

Seperti disampaikan, Jhon Hasan kepada sejumlah wartawan di kantor DPRD Kota Bima, Senin (3/9), selama ini warga sering mengalami sakit, terutama batuk dan sesak napas akibat debu semen dari kegiatan bongkar muat dipergudangan sekitar pemukiman warga. Tidak saja sesak napas dan batuk warga juga sering mengeluhkan sakit pada bagian mata.

Masalah keberadaan pergudangan semen di sekitar pemukiman warga sebenarnya sudah sering disampaikan kepada Pemerintah Kota (pemkot) Bima namun tidak pernah diindahkan, oleh karena itu diakui Jhon hasan warga yang tergabung dalam Forum Peduli Lingkungan Masyarakat (FPLM) Kelurahan Tanjung telah secara resmi besurat kepada Pemkot Bima, lembaga DPRD Kota Bima untuk meninjau keberadaan pergudangan tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti segera dilakukan pembongkaran.

Dalam surat tersebut FPLM meminta gudang-gudang khususnya yang berkaitan dengan semen agar segera pindah dari lokasi sekarang karena sudah sangat menganggu dan meresahkan warga, apalagi selain tidak memiliki ijin gangguan juga keberadaan gudang-gudang tersebut tidak dilengkapi dokumen lingkungan hidup.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *