200 Peserta Ikut Tes Calon Kepala Sekolah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebanyak 200  peserta yang terdiri dari 3 orang jenjang TK, 113 jenjang SD  dan 84 jenjang SMP mengikuti Seleksi Penyiapan Calon Kepala Sekolah (CAKEP) jenjang Sekolah Taman Kanak-kanak, SD, dan SMP Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama dengan Lembaga Penjamin Mutu pendidikan (LPMP) Provinsi NTB.

200 peserta tes Calon Kepala Sekolah. Foto: Hum

200 peserta tes Calon Kepala Sekolah. Foto: Hum

Kegiatan yang digelar Selasa, (1/11)  di halaman SMPN 3 Woha tersebut dihadiri Wakil Bupati Bima didampingi kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi NTB H. Muh. Irfan, Tim Asesor, Inspektur, Kepala BKD Kabupaten Bima dan sejumlah pejabat teras lingkup pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan sejumlah pesan kepada para peserta.

Bupati Bima H. Dahlan M. Noer dalam sambutannya mengatakan, tes ini merupakan yang pertama kalinya  diselenggarakan  atas kerjasama dengan LPMP dan LP2KS  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pada era teknologi informasi menuntut kompetensi memadai para kepala memiliki kompetensi memadai.

“Kepala sekolah dituntut harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan praktik mengajar, karena tidak hanya berperan sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai edukator, agar mampu memacu prestasi anak didik dengan indikatornya adalah pembelajaran yang berkualitas,” paparnya.

Dahlan menambahkan, pemerintah daerah berpandangan, seleksi akademik calon kepala sekolah ini merupakan sebuah ikhtiar nyata dalam membangun dunia pendidikan di daerah yang ditujukan secara dini, untuk menguji dan mengetahui kemampuan, pengetahuan teknis terkait penataan manajemen tata kelola prasarana, dan tenaga kependidikan dan administrasi pendidikan yang harus dimiliki oleh Kepala sekolah, sebagai penggerak dan motivator di sekolah yang dipimpinnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala LPMP Provinsi NTB H. Muh. Irfan mengatakan, pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah di Kabupaten Bima bekerjasama dengan LPMP dan LP2KS ini merupakan yang pertama. LPMP juga menurunkan Tim Asesor Seleksi Akademik yang dipimpin Widyaiswara LPMP Wirman Kasmayadi.

“Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, kegiatan ini memang harus dilaksanakan oleh Kemendikbud RI dan LPMP merasa bangga karena pemerintah Kabupaten Bima telah memulai proses ini secara transparan,” ujarnya.

Irfan meyakinkan, tim seleksi akan bekerja secara independen. Dirinya juga yakin tim asesor akan melakukan seleksi secara obyektif tanpa melihat siapapun. Untuk kepentingan obyektivitas inilah Tim hadir di Kabupaten Bima dan nanti pada hari Sabtu (6/11) setelah seleksi akademik akan dilakukan rapat penentuan hasil.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *