Kepala Sekolah Harus Utamakan Mutu Pendidikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Saat pembukaan seleksi penyiapan Calon Kepala Sekolah (CAKEP) jenjang Sekolah TK, Sekolah Dasar dan SMP Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Selasa (1/11) Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer memberikan wejangan kepada pada tenaga pendidik.

Wakil Bupati Bima saat menyampaikan sambutan dihadapan 200 peserta tes Cakep. Foto: Hum

Wakil Bupati Bima saat menyampaikan sambutan dihadapan 200 peserta tes Cakep. Foto: Hum

Dihadapan 200 peserta yang ikut seleksi CAKEP, Dahlan mengatakan ada 3 hal yang perlu diperhatikan oleh para calon kepala sekolah, yaitu kompetensi, integritas dan kerja gotong-royong atau kebersamaan. Karena salah satu  kendala yang menyebabkan tidak adanya kebersamaan di sekolah adalah karena kurang terbukanya kepala sekolah dalam mengelola dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“Oleh karena itu integritas perlu ditanamkan dari hati, jangan hanya menjadi kepala sekolah karena orientasi untuk mengelola dana BOS, tetapi mutu pendidikan yang harus diutamakan,” tegas Wakil Bupati Bima.

Menurutnya, kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pemimpin tetapi juga sebagai pendidik, agar mampu memacu prestasi anak didik melalui pembelajaran yang berkualitas di sekolah dengan meningkatkan kompetensi mengajar dan praktik pendidikan.

“Pendidik adalah manusia yang memanusiakan manusia. Oleh karena itu  peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan inilah yang harus terus didorong untuk mengubah karakter manusia di Kabupaten Bima,” jelasnya.

Soal perilaku Kepala Sekolah juga menjadi catatan Dahlan yang lebih dari 30 tahun mengabdi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini, tindakan kepala sekolah  harus menunjukkan orang yang berpendidikan dan pendidik profesional secara normatif harus taat aturan. Artinya, Kepala sekolah  harus menjadi penggerak dan motivator di lingkungan sekolahnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *