PAN dan Demokrat Siap Koalisi Pada Pilkada 2018

Kota Bima, Kahaba.- Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bima akan digelar Tahun 2018 mendatang, namun konstalasi politik sudah cukup hangat. Lobi dan komunikasi politik dari sejumlah figur maupun Partai Politik (Parpol) sudah mulai dilakukan.

Syamsurih bersama Kader Partai Demokrat Kota Bima Selvy Novia Rahmayani. Foto: Eric

Syamsurih bersama Kader Partai Demokrat Kota Bima Selvy Novia Rahmayani. Foto: Eric

Diantaranya dua Parpol besar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat yang kini mulai saling menjajaki. Kedua parpol ini bahkan sesumbar akan berkoalisi untuk mengusung Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Hal ini diakui Politisi PAN Kota Bima, Syamsurih kepada media ini, Selasa (1/11). Syamsurih mengaku, pihaknya telah mengajukan lamaran ke Partai Demokrat untuk berkoalisi dalam Pilkada 2018 mendatang.

“Ada keinginan bersama kita untuk membentuk koalisi biru-biru, sesuai dengan ciri khas kedua parpol,” kata Syamsurih yang juga Anggota DPRD Kota Bima ini.

Keinginan untuk membangun koalisi dengan Partai Demokrat kata dia, didasari beberapa pertimbangan. Seperti Partai Demokrat memiliki dua kursi keterwakilan di DPRD, mempunyai kader terbaik pada wilayah barat dan timur Kota Bima, serta adanya sinyal kehadiran DPD Demokrat saat Muscab PAN ke-IV di Hotel La Ila beberapa waktu lalu.

“Wilayah timur ada keterwakilan H. Ridwan Mustakim, sedangkan di wilayah barat telah ada tokoh muda yang energik, Selvi Novia Rahmayani,” akunya.

PAN melirik Selvi terangnya, karena menginginkan keterwakilan perempuan untuk memimpin Kota Bima. Apalagi, Selvi merupakan putri orang nomor satu di Kota Bima, serta telah banyak mengambil simpati dan hati masyarakat.

“Hal ini dibuktikan dengan menjadi Anggota Dewan dan meraih suara tertinggi di Dapil II. Dia juga dikenal dekat dengan tokoh masyarakat, bijaksana serta berpengalaman dalam bidang enterpreneur,” sanjungnya.

Kemudian terkait figur diinternal PAN yang digadang akan maju mendampingi Selvi, dirinya belum bisa berkomentar banyak karena masih menunggu mekanisme partai. Namun, dipastikan siapapun kader yang dipilih partai tentunya merupakan kader terbaik partai matahari tersebut.

“Sebagai bentuk keseriusan untuk menang dalam pilkada, PAN juga telah membuka semua komunikasi dengan parpol lainnya,” sambungnya.

Sementara itu, Politisi Partai Demokrat, Selvi Novia Rahmayani yang dimintai tanggapan soal wacana politik PAN tersebut masih enggan berkomentar dan terkesan membalas pertanyaan wartawan dengan senyuman.

“Saya belum bisa memberikan komentar, karena keputusan untuk maju bertarung diserahkan kepada mekanisme internal partai,” tandasnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *