Aksi Bela Islam, Sejumlah Toko di Pasar Raya Bima Ditutup

Kota Bima, Kahaba.- Ribuan massa di Kota Bimaa turun ke jalan, menggelar aksi demonstrasi Bela Islam, Jumat (4/11). Massa yang terdiri dari sejumlah elemen dan jama’ah tersebut menuntut agar Gubernur DKI non aktif Ahok diproses hukum dan dipenjara karena telah menghina umat Islam.

Suasana Pertokoan Bima nampak sepi dari biasanya. Foto: Bin

Suasana Pertokoan Bima nampak sepi dari biasanya. Foto: Bin

Aksi damai tersebut dimulai pukul 13.00 Wita, usai menggelar shalat Jumat di Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima. Massa menggela konvoi di pasar raya Bima dan jalur Soekarno – Hatta.

Di pasar raya Kota Bima, kondisinya nampak sepi. Sejumlah pertokoan memilih untuk tidak beraktifitas. Kondisi sepi tersebut terpantau sejak tadi pagi.

Di sekitar pasar raya Kota Bima juga ditempatkan sejumlah aparat, baik itu Polisi maupun Sat Pol PP Kota Bima. Aparat disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya gerakan massa aksi yang mengarah ke tindakan anarkis.

Massa aksi saat menggelar konvoi di Pasar Raya Bima. Beberapa kali berhenti dan meneriakkan takbir Alllahhuakbar, Allahhuakbar, Allahhuakbar. Massa berhenti tepat di sejumlah toko yang tutup. Setelah itu, massa melanjutkan perjalanan dan secara bergantian orasi menyampaikan agar Ahok diganyang.

Rencananya, massa Bela Islam akan konvoi dan berhenti untuk menggelar aksi didepan Kantor Polres Bima Kota.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *