Pansel Calon Sekda Siap Bekerja Independen

Kota Bima, Kahaba.- Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekda Kota Bima siap mengembankan amanah. Menolak segala bentuk intervensi dari pihak manapun dan tetap bekerja independen memilih calon sekda yang ikuti seleksi.

Ketua Tim Pansel Calon Sekda Kota Bima, H. Maryono Nasiman. Foto: Eric

Ketua Tim Pansel Calon Sekda Kota Bima, H. Maryono Nasiman. Foto: Eric

“Kami seluruh anggota Pansel yang berjumlah tujuh orang, siap menjamin independensi selama proses seleksi,” ujar ketua tim Pansel Sekda Kota Bima, H. Maryono Nasiman saat ditemui di rumahnya, baru – baru ini.

Sebagai bentuk keseriusan, pihaknya akan langsung bekerja setelah mendapat surat keputusan (SK) pembentukan Pansel dari Walikota Bima. Karena bursa pendaftaran calon sekda telah dibuka sejak 28 Oktober dan akan ditutup 11 November 2016.

Diakuinya, seluruh tahapan dan seleksi juga akan dilakukan secara terbuka dan transparan, sebagai jaminan keseriusan pansel dalam bekerja.

Maryono mengutarakan, pendaftaran calon sekda sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Karena melalui beberapa tahapan seleksi, termasuk test intelegensi dan interview. Bahkan bagi yang mau mengikuti bursa pencalonan, pejabat ASN di NTB diperbolehkan mendaftar.

“Kami mempersilakan pejabat di lingkungan Pemkot Bima serta daerah lain khusus di NTB untuk mendaftar. Pendaftaran terbuka untuk umum, dengan catatan harus memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan panitia,” bebernya.

Maryono menambahkan, setelah seluruh tahapan dilalui. Maka pada akhirnya tim pansel akan menyeleksi para calon hingga mengerucut tiga kandidat, sesuai dengan nilai tertinggi saat mengikuti tes.

“Tiga nama itu kemudian diserahkan kepada KASN pusat, kemudian mereka akan memberikan rekomendasi kepada Walikota Bima, siapa nama yang layak untuk menduduki jabatan sekda. Tapi itu tetap menjadi keputusan akhir kepala daerah, siapa yang akan menjadi sekda,” tambah pria yang mengaku masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bima itu.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *