Anggota DPR RI Resmikan Bantuan Sumur Bor di Kelurahan Monggonao

Kota Bima, Kahaba.- Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi menggelar kegiatan peresmian bantuan sumur bor sekaligus menyerap aspirasi di Kelurahan Monggonao Kecamatan Mpunda, Jumat (4/11) di halaman tempat perbelanjaan Barata Kota Bima.

.- Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi didampingi Anggota DPRD Kota Bima Muthmainnah saat peresmian sumur bor. Foto: Bin

.- Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi didampingi Anggota DPRD Kota Bima Muthmainnah saat peresmian sumur bor. Foto: Bin

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Sekda Kota Bima Muhtar Landa, Badan Geologi kementrian ESDM, Anggota DPRD Kota Bima Muthmainnah, sejumlah Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima dan warga setempat.

Plt. Sekda Kota Bima Muhtar Landa saat menyampaikan sambutan mengatakan, urusan wajib pemerintah bukan hanya pendidikan dan kesehatan, tapi juga ketersediaan air bersih. Pemerintah Kota Bima, saat ini juga telah memprioritaskan program air bersih untuk masyarakat.

“Untuk tahun 2017, pemerintah sudah menganggarkan pipanisasi disejumlah wilayah yang kesulitan mendapatkan air bersih. Semoga dengan program tersebut bisa memenuhi kebutuhan pemenuhan air bersih,” harapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Muhtar berharap kepada H. Kurtubi bisa menyaksikan gambaran umum Kota Bima. Kepada masyarakat yang hadir juga diminta untuk tidak sungkan menyampaikan aspirasi, agar bisa diperjuangkan di DPR RI.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari Badan Geologi Kementrian ESDM Wiyono memaparkan, badan geologi merupakan unit eselon di Kementrian ESDM, yang memiliki tupoksi penyediaan air bersih dan sumur bor dalam.

Diakuinya, lebih kurang sekitar 7.500 usulan dan permintaan sumur bor di seluruh Indonesia. Tapi karena adanya keterbatasan, maka tidak bisa direalisasikan semua. Untuk itu, pihaknya terus membangun koordinasi dengan anggota dewan di Komisi VII agar bisa menganggarkan usulan dimaksud.

Reses Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi didampingi Anggota DPRD Kota Bima Muthmainnah. Foto: Bin

Reses Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi didampingi Anggota DPRD Kota Bima Muthmainnah. Foto: Bin

“Dari 7.500 usulan, yang baru terealisasi sekarang diseluruh Indonesia sebanyak 1.500,” sebutnya.

Dirinya pun berpesan kepada penerima manfaat program tersebut untuk bisa menjaga dan merawat sumur bor tersebut, agar masyarakat bisa memanfaatkannya sesuai niat hajatan.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI H. Kurtubi menjelaskan, saat ini negara hadir ditengah-tengah rakyat, untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi. Program sumur bor yang menggunakan anggaran negara dan disetujui oleh dewan, telah hadir mencukupi keinginan warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Insya Allah kami di senyawan akan segera merealisasikan kebutuhan rakyat yang bersifat urgen, apalagi seperti sumur bor ini menyangkut kebutuhan hidup orang banyak,” katanya.

Menurut Duta Partai Nasdem itu, saat ini banyak sekali masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih. Melihat persoalan itu, pihaknya pun menindaklanjuti dengan serius dengan menggunakan kewenangan penganggaran sebagai wakil rakyat.

Karena soal ari bersih untuk kepentingan rakyat dan sangat penting, maka pihaknya yang ada di Komisi VII setuju untuk mendukung penuh program dimaksud.

“Ada ratusan yang kita usulkan di NTB, tapi baru sebagian yang terlaksana. Maka beruntung lah warga Monggonao, karena berkat doa bersama program ini telah hadir di Kota Bima,” tuturnya.

Anggota DPRD Kota Bima dari Partai Nasdem Muthmainnah menambahkan, program tersebut tidak lepas dari peran Partai Nasdem yang serius memperhatikan kebutuhan dan aspirasi rakyat. Dirinya sebagai salah satu wakil rakyat di Kelurahan Monggonao menilai pentingnya program sumur bor itu dibangun, agar bisa mencukupi kebutuhan warga setempat.

Sebab, di Kelurahan Monggonao, terutama lingkungan Lewiroa sangat kesulitan mendapatkan air bersih karena dampak limbah dari PLTD.

“Kami berharap, semoga sumur bor ini bisa dimanfaatkan denga sebaik – baiknya untuk kepentingan seluruh masyarakat,” pintanya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *