Guru Kreatif dan Cerdas, Melahirkan Siswa Berkualitas

Kota Bima, Kahaba.- Tenaga pendidik atau guru merupakan profesi yang membutuhkan keahlian khusus. Pekerjaan tersebut juga harus dimiliki oleh pribadi yang kreatif dan inovatif. Yang bisa mendorong anak didiknya pintar dan cerdas.

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima H. Alwi Yasin memberikan sambutan pada acara puncak GSMS. Foto: Bin

Kepala Dinas Dikpora Kota Bima H. Alwi Yasin memberikan sambutan pada acara puncak GSMS. Foto: Bin

Namun sayangnya, kriteria tersebut masih sedikit ditemukan pada sejumlah guru yang ada, yang mampu mengimplementasikan kemampuan dalam berinteraksi dan mengajar dengan cerdas saat kegiatan KBM.

“Saat ini dibutuhkan guru yang kreatif dan cerdas, guna menentukan kemajuan pembelajaran siswa,”  ujar Kepala Dinas Dikpora Kota Bima H. Alwi Yasin, Jumat (4/11).

Menurut Alwi, salah satu guru yang kreatif dan cerdas adalah guru yang memiliki kemampuan dalam memanajemen suasana iklim kelas yang baik. Memiliki kemampuan strategi program belajar, serta memiliki kemampuan peningkatan diri dalam penguasaan metode belajar.

“Melihat kualitas seorang guru, diperlukan tiga kompetensi yang harus dimiliki. Yaitu kemampuan berinteraksi, ilmu pengetahuan dan metode mengajarnya,” akunya.

Mengingat saat ini perkembangan ilmu dan tekhnologi semakin pesat, sambungnya, maka dibutuhkan juga guru yang harus mampu mengatasi setiap masalah yang timbul, seperti komunikasi, informasi, bahkan penggunaan IT. Karenanya, guru tak boleh kalah dengan siswa saat ini.

Kunci untuk menjawab tantangan guru masa kini, haruslah bersama-sama menciptakan situasi sosial ekolah yang semakin baik. Kemudian meningkatkan integritas, transparansi, keteladanan, serta melakukan komunikasi vertikal maupun horizontal dengan seluruh jajaran terkait.

Bila semua persyaratan dipenuhi oleh tenaga pengajar. Maka kedepan Kota Bima akan mendapatkan output siswa yang terpelajar, pintar, berkualitas dan memiliki pengetahuan yang bagus.

“Maka dari itu, guru harus terus berevolusi dalam meningkatkan kemampuan dalam upaya membina dan mencerdaskan anak didiknya,” imbuhnya.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *