Agen Naikkan Harga Mitan, Diprotes Ibu Rumah Tangga

Kota Bima, Kahaba.- Di pasar Penaraga, agen minyak tanah menaikkan secara sepihak harga minyak tanah (mitan) dari Rp 3.500 menjadi Rp 4.000 per liternya. Hal ini tentu mengalami protes keras dari para pengguna mitan khususnya para ibu rumah tangga. Puluhan ibu-ibu pun menggelar protes Selasa sore, 04 September 2012 dan langsung melaporkan hal tersebut ke kantor Koperindag Kota Bima.

Ilustrasi/foto: kendari.com

Pembeli mitan, Endang mengatakan, mereka kecewa dengan ulah agen mitan itu yang secara tiba-tiba menaikan harga mitan, padahal di agen lain, masih memakai harga lama. Selain menyorot harga, ibu penjual gorengan itu mengaku agen yang dimaksud menjual dalam jumlah yang banyak, sekitar 20 liter. Padahal ketentuannya, warga seharusnya dapat jatah maksimal 4 liter.

Setelah dilaporkan, pihak Koperindag langsung turun dan memperingati agen itu. “Saat itu juga harga turun menjadi semula,” ujar Endang.

Agen Kasimpa Jya, Yusliati mengaku, dirinya menaikan harga karena di agen lain juga telah menaikan harga. “Saya beli di agen lain, sudah menaikan harga. Sedangkan kami belum, makanya kami ikut menaikannya,” ujarnya.

Karena sudah mendapat teguran, dia pun menurunkannya kembali ke harga semula yakni Rp 3.500 per liter.

Mengenai warga yang mengambil 20 liter, Yuslianti mengaku, itu di berikan karena warga tersebut menjual kembali. “Kalo warga yang tidak menjual kembali. Tidak akan saya berikan,” kilahnya. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *