Pilkada Kota Bima, 4 Parpol ini Bangun Koalisi

Kota Bima, Kahaba.- Kendati suksesi Pilkada Kota Bima masih lama, tapi sejumlah Partai Politik (Parpol) ini sudah mulai melakukan penjajakan dan berencana membangun koalisi.

Ketua Partai Hanura, PBB, PKB dan PKP Indonesia duduk bersama bahas rencana bangun koalisi. Foto: Bin

Ketua Partai Hanura, PBB, PKB dan PKP Indonesia duduk bersama bahas rencana bangun koalisi. Foto: Bin

Empat Parpol dimaksud masing – masing Partai Hanura, PBB, PKB dan PKP Indonesia. Malam ini, Senin (7/11) para petinggi empat Parpol itu duduk bersama dan membahas keinginan tersebut.

Ketua DPC Partai Hanura Chasman Ilmanegara mengatakan, berangkat dari keinginan dan semangat yang sama, mereka ingin membangun koalisi dan menjadi partai alternatif yang akan mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Bima.

Keinginan itu bukan tanpa dasar, sebab empat partai tersebut masing – masing memiliki satu kursi keterwakilan di DPRD Kota Bima. Sementara syarat mengusung calon harus memiliki lima kursi. Tinggal mengajak partai yang juga memiliki satu kursi di Legislatif, maka partai koalisi dimaksud bisa ikut dan mengusung calon.

“Jangan dikira kami partai yang hanya memiliki satu kursi di Dewan tidak memiliki kekuatan. Kami juga memiliki kekuatan untuk membangun koalisi alternatif,” katanya.

Demikian juga disampaikan Ketua DPC PBB Syamsuddin. Menurut dia, dari adanya kebersamaan semangat ini, empat partai ini ingin mencari dan mengusung calon yang berkualitas, yang bisa diterima masyarakat.

“Semua calon juga bisa saja. Jika ada calon yang sesuai kriteria yang ditentukan bersama, kenapa tidak. Seperti yang dibilang Chasman, kita ingin menjadi koalisi alternatif dan tidak ingin dompleng ke partai besar,” ujarnya.

Kemudian menurut Ketua DPD PKP Indonesia Jamhur, dari koalisi yang akan dibangun ini juga tetap membuka ruang seluas-luasnya, bagi siapapun calon yang ingin ikut. Karena marwah keinginan empat partai ini sudah terlihat, maka akan serius untuk ditindaklanjuti.

Diakui mantan Anggota DPRD Kota Bima itu, meski belum ada komunikasi politik dengan sejumlah para calon, tapi pihaknya yakin kemistri yang sudah ada ini akan bisa membangun posisi tawar.

“Rencana ini serius akan kita tindaklanjuti. Dalam waktu dekat kita akan kembali membahasnya dengan mengagendakan pertemuan lebih serius,” ungkapnya.

Ketua DPC PKB Kota Bima Ansyar menambahkan, rencana koalisi tidak saja bisa dilakukan oleh partai besar dan mendapat jatah kursi lebih banyak di DPRD. Tapi juga oleh partai yang hanya mendapat satu kursi.

Empat partai yang berkoalisi itu kata dia, juga memiliki peluang yang sama untuk mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Bima yang berkualitas dan dicintai rakyat.

“Intinya kami tidak mau menjadi partai penggembira,” tegasya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *