Begini Cerita Guru Pendamping Siswi Tewas Tenggelam itu…

Kota Bima, Kahaba.- Dua guru yang mendampingi siswi SDN 14 Kota Bima yang tewas tenggelam,  masing – masing Ma’aruf (Tenaga Honorer) dan Usman (PNS) kini mengamankan diri di Polres Bima Kota. Keduanya khawatir pihak keluarga korban yang tenggelam mengambil tindakan yang tidak diinginkan. (Baca. Belajar Renang Bersama Guru, Bocah ini Tewas Tenggelam)

Suasana di rumah korban Naisya di Kelurahan Lewirato. Foto: Bin

Suasana di rumah korban Naisya di Kelurahan Lewirato. Foto: Bin

Kepada Kahaba.net Ma’aruf mengatakan, untuk menghindari respon keluarga korban, dia bersama Usman memilih untuk mengamankan diri di kantor Polisi. Kendati mereka mengaku tidak bersalah atas musibah dimaksud.

“Sebelum kegiatan berenang dimulai, kami berulang kali menghimbau agar siswa tidak mendekati kolam orang dewasa, apalagi berenang,” ujarnya, Rabu (9/11) di halaman Polres Bima Kota.

Saat itu, kata Ma’aruf, guru sudah meminta semua siswa segera mengganti pakaian, karena waktunya pulang. Saat dirinya mengantar siswa ke tempat ganti baju, ia mengira semua siswa sudah tidak ada lagi yang berada disekitar kolam. Bahkan Ma’aruf sudah membunyikan peluit, sebagai tanda kegiatan berenang sudah selesai.

Di waktu yang hampir sama juga dirinya dipanggil oleh penjaga kolam, memberitahu ada sesuatu dalam kolam dengan warna kuning. Karena merasa itu adalah siswanya, Ma’aruf terjun dalam kolam bersama dengan penjaga kolam, kemudian mengevakuasi korban.

“Saat kita angkat korban sudah dalam keadaan tidak sadar. Saya tidak tahu apakah siswi saya sudah meninggal atau tidak. Waktu itu juga kami bawa ke RSUD Bima. Setelah itu kami menunju Polres untuk mengamankan diri,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Polres Bima Kota AIPDA. Suratno membenarkan jika dua guru pendamping kegiatan ekstrakurikuler tersebut sudah mengamankan diri di Polres Bima Kota.

“Mereka statusnya hanya mengamankan diri, untuk proses selanjutnya kita tunggu dulu hasil pemeriksaan saksi. Sekarang kami sedang mendatangi TKP,” jelasnya.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *