Curanmor, Dua Pelajar ini Babak Belur Dihajar Massa

Kabupaten Bima, Kahaba.- Apes harus dialami A dan R, dua remaja asal Desa Sie Kecamatan Monta babak belur dihajar masa, lantaran diduga mencuri kendaraan rekan kosnya di Kelurahan Sadia, sekitar pukul 03.00 wita, Senin (14/11).

Dua terduga pelaku curanmor saat diamankan. Foto: Ompu

Dua terduga pelaku curanmor saat diamankan. Foto: Ompu

Kapolres Bima Kota melalui kasat Reskrim AKP. Afrizal SIK yang mengungkapan, kedua pelaku langsung dievakuasi tim buser, yang sejak awal melakukan pengembangan kasus curanmor yang kian marak di Kota Bima

“Keduanya langsung digiring ke markas Satreskrim Polres Bima Kota. Saat ini sedang diproses penyidik untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya di kantor.

Menurut pria kelahiran Aceh 1986 ini, kronologisnya kedua pelaku yang diidentifikasi pelajar salah satu SMK di Kota Bima dengan korban sekitar pukul 23.30 Witamakan mie instan bersama. Kemudian istrahat di kos masing masing di lingkungan yang sama.

Namun, sekitar pukul 03.00 wita, keduanya turun dari kos, dengan berpura pura buang air kecil. Kemudian tidak berselang lama membawa kabur motor Vixion warna merah putih, milik korban yang diparkir di halaman kos dalam keadaan kunci tertinggal di motor

“Melihat motor bersama kuncinya, kedua pelaku membawa kabur motor tersebut ke arah Kelurahan Dodu,” tutur Kasat pengganti Antonius ini.

Selanjutnya, kata pria lulusan PTIK angkatan 68/2016, A kembali ke kos-an sekitar pukul 06.00 Wita. Namun sudah ditunggu warga setempat yang mencari kendaraan tersebut. A menjadi bulan bulana warga, kemudian dievakuasi aparat.

“Dari pengakuan A, motor korban, dititipkan di keluarganya di Dodu,” jelas Afrizal.

Kata dia, pengembangan pun dilakukan di Kelurahan Dodu, rekan si A yakni R rupanya sedang mengamankan motor curiannya. Lantas aparat lansung membekuknya.

“A dan R langsung digiring ke markas Satreksim, bersama barang bukti,” pungkasnya.

*Ompu

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *