Lakpesdam Serahkan Plakat Peduli Award ke Bupati Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tim Program Peduli Lakpesdam NU Kabupaten Bima, Rabu (16/11) pagi menyerahkan plakat kepada Bupati Bima. Plakat ini merupakan Anugrah Peduli Award sebagai penghargaan yang diberikan Kemenko PMK dan PBNU kepada Lakpesdam di Jakarta minggu lalu.

Perwakilan Lakpesdam saat menyerahkan plakat pada Bupati Bima. Foto: Ady

Perwakilan Lakpesdam saat menyerahkan plakat pada Bupati Bima. Foto: Ady

Plakat ini diserahkan perwakilan Tim Program Lakpesdam, Agus Riawan dan Ady Supriadin. Diterima secara langsung oleh Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri di ruang kerjanya.

Atas penghargaan untuk Kabupaten Bima ini, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Lakpesdam beserta Tim Program yang telah banyak membantu tugas pemerintah daerah. Utamanya dalam program percepatan pembangunan desa tertinggal di Kabupaten Bima.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Lakpesdam, Kememko PMK dan PBNU atas penghargaannya kepada Kabupaten Bima,” kata Bupati Bima.

Pemerintah Kabupaten Bima jelas Bupati, memang sejak awal telah berkomitmen untuk keluar dari predikat daerah tertinggal. Bahkan, seperti target nasional pada Tahun 2019 akan mengentaskan semua desa tertinggal di Kabupaten Bima.

“Peran serta masyarakat dan lembaga seperti ini, tentu masih terus kami harapkan ke depannya untuk bersama dengan pemerintah daerah. Karena kami memang tidak bisa sendiri,” terangnya.

Tim Program Lakpesdam, Agus Riawan mengatakan, program peduli di Kabupaten Bima selama dua tahun terakhir memang dianggap memiliki capaian bagus dibanding dengan daerah lain.

Capaian utama yang menjadi catatan Kemenko PMK dan PBNU kata dia, ditandai dengan penandantangan komitmen Bupati Bima dan terbentuknya Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pembangunan Desa Tertinggal di Kabupaten Bima beberapa waktu lalu.

“Kami berharap, kemitraan dengan pemerintah daerah ini tidak sampai disini tetapi terus terjalin untuk mewujudkan harapan bersama tersebut,” harap Agus.

*Kahaba-03  

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *