Ketua GOW Kota Bima Dilantik

Kota Bima, Kahaba.- Ketua dan pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bima masa bhakti 2016-2019 dilantik oleh Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, di aula kantor Walikota Sabtu (19/11)

Foto bersama usai pelantikan Ketua GOW Kota Bima. Foto: Hum

Foto bersama usai pelantikan Ketua GOW Kota Bima. Foto: Hum

Acara tersebut dihadiri Ketua BKOW Provinsi NTB Ny. Hj. Syamsiah H. M. Amin, Ketua TP PKK sekaligus sesepuh organisasi wanita se-Kota Bima Ny. Hj. Yani Marlina HM. Qurais, perwakilan BKKBN Provinsi NTB, perwakilan berbagai organisasi wanita se-Kota Bima serta sejumlah pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Ny. Hj. Badrah Ekawati kembali terpilih sebagai Ketua GOW Kota Bima masa bhakti 2016-2019 melalui Keputusan Walikota Bima Nomor 572 Tahun 2016 Tentang Penetapan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kota Bima Masa Bhakti 2016-2019.

Sesuai SK Walikota tersebut, tugas ketua umum GOW adalah, mengakomodir seluruh kegiatan pelaksanaan program dan bertanggungjawab baik keluar maupun kedalam atas nama GOW, serta sebagai penentu dalam pemberian keputusan yang sebelumnya harus dimusyawarahkan dengan anggota-anggota yang lain.

Pada kesempatan itu, Wakil Walikota berpesan agar momentum pelantikan pengurus GOW Kota Bima bisa menjadi sebuah tonggak untuk mencari solusi, atas permasalahan pokok pemberdayaan yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan, kesehatan, pendidikan serta rendahnya kualitas sumber daya manusia.

“Penyelesaian permasalahan tersebut adalah tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah, namun dibutuhkan keterlibatan pihak-pihak terkait, diantaranya pihak swasta, organisasi atau lembaga kemasyarakatan, termasuk GOW dan masyarakat itu sendiri,” ujar Wakil Walikota melalui siaran pers yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *