Muat Pelajar di Atap, Dishub Peringatkan Sopir Angkot

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bima mengaku telah memperingatkan secara lisan para sopir Angkutan Kota (Angkot) yang mengangkut para pelajar di atas atap setiap usai pulang sekolah. Mereka diingatkan agar tak mengulangi lagi tindakan berbahaya tersebut. (Baca. Aksi Pelajar Saat Pulang Sekolah, Ga Keren dan Beresiko Tinggi)

Pelajar saat berdesak-desakan diatas atap angkutan umum. Foto: Ompu

Pelajar saat berdesak-desakan diatas atap angkutan umum. Foto: Ompu

“Peringatan ini telah kami sampaikan langsung kepada para sopir ketika berjaga di lapangan. Bahkan kita langsung cegat dan meminta pelajar diturunkan saat melihat,” kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Kota Bima, Sugiarto, Senin (21/11) pagi.

Mantan Kepala Bidang di Bakesbangpol ini mengaku, pihaknya memang telah mendapat beberapa laporan dan informasi dari masyarakat terkait aksi nekat pelajar di atap angkot. Karenanya, sejak seminggu terakhir petugas Dishub mengintensifkan penjagaan pada jam pulang sekolah.

“Petugas kita tempatkan di jalan depan sekolah yang dilalui angkot. Kalau ada angkot yang nekat seperti itu lagi akan langsung diberi peringatan,” kata dia.

Apabila masih nekat juga lanjutnya, Dishub akan mengmbil langkah tegas menggunakan kewenangan untuk tindak langsung (tilang) karena hal itu merupakan pelanggaran lalu lintas. Selain membahayakan pelajar, juga mengangkut melebihi kapasitas.

“Sementara ini kita masih berikan peringatan dan pemahaman, tapi kalau kedapatan lagi akan kita tindak tegas,” janji Sugiarto.

Ia juga mengimbau kepada orangtua pelajar agar mengingatkan anak mereka untuk tidak bertaruh nyawa di atap angkot. Jika angkot yang ingin ditumpangi telah penuh sebaiknya para pelajar menunggu angkot lain dan tidak memaksakan naik di atap.

“Anak-anak harus diberikan pemahaman akan bahaya itu. Karena mereka kadang rebutan juga naik di atap angkot,” terangnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *