ADD 4 Bulan Macet, Warga Oi Tui Gedor BPMDes

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sejumlah warga Desa Oi Tui Kecamatan Wera mengatasnamakan Laskar Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (LMPI), Senin (21/11) pagi menggedor Kantor BPMDes Kabupaten Bima.

Warga Oi Tui saat diterima perwakilan BPMDes Kabupaten Bima. Foto: Ady

Warga Oi Tui saat diterima perwakilan BPMDes Kabupaten Bima. Foto: Ady

Aksi ini menyoal Alokasi Dana Desa (ADD) Oi Tui yang sudah 4 bulan macet dan belum dicairkan. Warga menuding BPMDes sengaja menahan anggaran tersebut tanpa alasan jelas.

“Kami kesini untuk meminta penjelasan kepada BPMDes, kenapa ADD kami belum juga dicairkan,” kata perwakilan massa aksi, Ade Imam dalam orasinya.

Imbas belum cairnya ADD itu kata dia, belum ada program apapun yang bisa dilaksanakan di Desa Oi Tui. Sehingga masyarakat tidak dapat menikmati kucuran anggaran dari pemerintah tersebut dalam bentuk pembangunan.

Pihaknya juga menuding, pemerintah desa tidak transparan dalam menyampaikan informasi terkait ADD dan pengelolaannya selama ini. Ada indikasi aparat desa bersekongkol dengan BPMDes.

“Ini jelas merugikan masyarakat Desa Oi Tui sehingga BPMDes harus bertanggungjawab. Kami juga meminta agar Kepala Desa dipanggil dan melakukan dialog terbuka dengan warga,” sorotnya.

Dalam aksinya, massa meminta Kepala BPMDes keluar menemui mereka untuk memberikan penjelasan. Namun, saat itu tidak berada ditempat dan hanya diwakili Kabid Ekonomi, H Adnan Jamal.

“Kami akan menyampaikan tuntutan warga kepada pimpinan karena tidak berwenang untuk menjelaskan dan memberi tanggapan,” jelas H Adnan meskipun tak diterima massa karena tetap ingin menunggu Kepala BPMDes.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *