Orang Tua Naisya Ikhlas, Tapi Dua Guru Masih Amankan Diri

Kota Bima, Kahaba.- Masih ingat kasus tewas tenggelamnya siswi SDN 14 Kota Bima, Naisya Astriani (9). Hingga saat ini, dua orang guru yang membawa Naisya dan puluhan temannya untuk belajar berenang di Pemandian Arema masih mengamankan diri.

Suasana di rumah korban Naisya di Kelurahan Lewirato. Foto: Bin

Suasana di rumah korban Naisya di Kelurahan Lewirato. Foto: Bin

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPDA. H.A. Wongso mengaku, setelah didalami kasus tersebut, secara hukum disimpulkan dua guru tersebut dianggap lalai dan bisa saja diproses hukum.

“Tapi semua tergantung dari pihak keluarga korban, apakah mau melanjutkan proses hukum atau tidak. Namun sejauh ini, pihak keluarga korban sudah mengikhlaskan masalah ini untuk diselesaikan dengan baik,” ujarnya, Senin (21/11).

Diakuinya, dua oknum guru tersebut saat ini statusnya masih mengamankan diri di Polres Bima Kota. Mengenai proses hukum apakah dilanjutkan atau tidak, masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga.

“Kita tunggu dulu laporan resmi dari pihak keluarga korban, baru memperjelas apakah kasus ini dilanjutkan atau tidak,” katanya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *