Cegah Kecelakaan, Dishub Pasang Marka Jalan di Amahami

Kota Bima, Kahaba.- Jalan satu arah di samping Terminal Dara menuju ke utara kerap kali digunakan pengendara dari arah berlawanan. Tak jarang pula kendaraan dari arah barat Ulet Jaya dan Pasar Amahami memaksa memutar ke utara melabrak aturan. Padahal, hal itu sangat membahayakan pengendara dan rawan terjadi kecelakaan.

Marka jalan yang dipasang di jalur dua Amahami. Foto: Ady

Marka jalan yang dipasang di jalur dua Amahami. Foto: Ady

Karenanya, Dinas Perhubungan Kota Bima sejak kemarin telah memasang marka (pembatas) jalan di sisi tengah jalan. Mulai dari simpang tiga hingga di samping Terminal Dara.

“Tujuan pemasangan ini agar tidak ada lagi pengendara yang melabrak jalur berlawanan dan sebagai upaya kita untuk mencegah kecelakaan,” jelas Kabid Perhubungan Darat Dishub Kota Bima, Sugiarto, kemarin.

Selain memasang marka jalan, pihaknya juga menempatkan petugas untuk standby menjaga di jalan setempat, terutama pada jam padat kendaraan. Yakni mulai Pukul 07.00 hingga Pukul 11.00 Wita setiap hari.

“Kita tempatkan petugas untuk mengawasi, jangan sampai sudah ada pembatas tetapi digeser lagi oleh pengendara,” kata dia.

Karena sebelumnya lanjut Sugiarto, saat pembatas jalan di simpang tiga itu menggunakan beton, malam hari tetap digeser pengendara. Keesokan harinya, pengendara kembali melabrak arah berlawanan lantaran pembatas telah dibuka.

“Kita menyarankan bagi pengendara yang hendak menuju pasar sebaiknya menggunakan jalur bagian barat dari Kampung Sumbawa atau memutar dari Ulet Jaya kemudian mengambil jalur kiri baru menuju pasar,” ujarnya.

*Kahaba-03  

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *