Gardu di RSUD Bima Meledak, Operasi Pasien Ditunda

Kabupaten Bima, Kahaba.- Suara keras di RSUD Bima yang bikin takut pasien ternyata ledakan gardu. Ledakan yang berakibat listrik padam itu juga berdampak pada pelayanan RSUD Bima. Beberapa pasien yang tengah menunggu giliran operasi pun harus ditunda. (Baca. Dengar Suara Ledakan, Pasien RSUD Bima Lari Berhamburan)

Pasien RSUD Bima lari keluar saat mendengar suara ledakan. Foto: Noval

Pasien RSUD Bima lari keluar saat mendengar suara ledakan. Foto: Noval

Gardu yang terletak di sebelah barat Ruang Bedah Pria itu hancur karena ledakan. Pihak RSUD Bima, belum mengetahui pasti apa penyebab ledaknya gardu pengantar arus listrik tiap ruangan di rumah sakit itu. Pihak PLN terus memeriksa dan mencoba memperbaiki gardu tersebut.

Orangtua pasien, Jania warga Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima mengaku, anaknya Rafli yang mau dioperasi akibat daging tumbuh di punggungnya, harus ditunda karena listrik padan.

“Mau bilang apa, saya terpaksa sabar menunggu listrik menyala baru anak saya bisa dioperasi,” ujarnya di depan ruang Operasi RSUD Bima, Rabu (24/11).

Kini lanjutnya, anaknya telah dipindahkan kembali ke ruang Bedah sembari menunggu listrik menyala dan dokter yang melakukan operasi datang. Bukan hanya anaknya saja, sejumlah pasien lain juga ditunda operasinya.

Dia berharap, Gardu yang meledak cepat selesai diperbaiki agar listrik menyala dan pasien bisa segera dioperasi.

“Sebagai orangtua, saya sangat khawatir dengan kondisi anak saya. Jadi saya berharap semoga gardu yang meledak cepat diperbaiki,” harapnya.

*Kahaba-02

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *