H. Dahlan Ajak Warga Gemar Makan Ikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer mengajak kepada seluruh masyarakat dan generasi untuk membangun gerakan gemar makan ikan. Karena dengan terus mengkonsumsi ikan, dapat mencerdaskan pertumbuhan generasi.

Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer saat menyampaikan sambutan pada acara Gemar Makan Ikan. Foto: Hum

Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer saat menyampaikan sambutan pada acara Gemar Makan Ikan. Foto: Hum

“Ikan memiliki vitamin Omega tiga yang dapat mencerdaskan pertumbuhan generasi. Budaya mengkonsumsi ikan ini harus dimulai dari keluarga,” ujarnya di Gedung Serba Guna Kecamatan Madapangga, Sabtu (26/11).

Oleh karena itu kata Dahlan, melalui gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan, juga bagian dari mewujudkan kesejahteraan Kabupaten Bima. Karena dengan gemar makan ikan, diharapkan tumbuh kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat.

Menurutnya, gerakan memasyarakatkan makan ini merupakan salah satu perhatian pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi maupun daerah. Sebagai upaya asupan nutrisi bagi anak – anak dan ibu hamil.

Sementara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Hj. Nurmah dalam laporan kegiatan gerakan memasyarakatkan makan ikan, memberikan asukan gizi dan pertumbuhan anak melalui ikan sangat penting. Sehingga kedepan dapat menciptakan anak – anak yang sehat, kuat dan cerdas.

Kegiatan Gemarikan merupakan salah satu kegiatan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), dengan program pemberdayaan masyarakat pesisir dan pengembangan usaha tahun 2016. Sedangkan Forikan merupakan suatu forum yang menginisiasi pelaksanaan gerakan memasyarakatkan makan ikan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang kuat berpenampilan prima sekaligus membanguk karakter bangsa yang cerdas,” tambahnya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *