Warga Segel Kantor UPT Pertanian Belo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Petani dan pemuda perwakilan Kecamatan Belo yang bergabung dalam Front Rakyat Belo Menggugat menyegel Kantor UPT Pertanian Kecamatan Belo di Desa Cenggu, Senin (28/11) pagi.

Warga saat segel kantor UPT Pertanian Kecamatan Belo. Foto: Deno

Warga saat segel kantor UPT Pertanian Kecamatan Belo. Foto: Deno

Penyegelan dilakukan karena UPT dinilai tidak transparan dan tidak serius mengontrol gagalnya tanam bibit bawang merah yang dibagikan pada para petani.

Koordinator Aksi Muhamad Yogi menyampaikan, penyegelan ini sebagai bentuk kekecewaan petani atas ulah UPT Pertanian yang tidak menjalankan tugas dengan baik. Padahal pembagian bibit bawang merah di Kecamatan Belo gagal, karena bibit tidak sesuai standar dan banyak yang busuk. Namun UPT tidak bisa berbuat banyak.

“Lucunya lagi, pembagian bibit tersebut bukan atas dasar aturan. Tapi dilakukan sesuai selera oknum-oknum yang ada di UPT dan para pengecer bibit,” ungkapnya.

Mereka pun melihat ada konspirasi. Karena dari anggaran miliaran, bibit justeru tidak berkualitas.

“Intinya bibit yang dibagikan tidak bisa tumbuh dan jauh dari harapan petani,” ujarnya.

Lanjut Yogi, penyegelan ini akan dibuka setelah Bupati Bima segera mengambil tindakan secepat mungkin untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami akan tetap pada kesepakatan awal, karena ini menyangkut kesejahteraan petani. Jangan sampai hak petani dirampas untuk kepentingan para kelompok yang tidak bertanggungjawab,” tegasnya.

Pantauan Kahaba.net, saat aksi penyegelan dilakukan, beberapa orang pegawai keluar dari kantor dan memilih menghindar. Sementara Kepala UPT Pertanian Kecamatan Belo tidak berada di kantor hingga aksi usai.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *