Diduga Warga Desa Oi Katupa Diserang Karyawan PT. Sanggar Agro

Kabupaten Bima, Kahaba.- Terjadi aksi penyerangan terhadap warga Desa Oi Katupa oleh puluhan orang yang diduga dari karyawan PT.Sanggar Agro Rabu (30/11). Warga mengalami sejumlah luka – luka.

Abdul Halik, Warga Desa Oi Katupa yang terbaring di RS Muhammadiyah Bima. Foto: Deno

Abdul Halik, Warga Desa Oi Katupa yang terbaring di RS Muhammadiyah Bima. Foto: Deno

Warga Desa Oi Katupa Abdul Halik (30), salah satu korban penyerangan yang masih berbaring di RS Muhammadiyah Bima mengaku, sekitar pukul 12.00 Wita kemarin, puluhan orang datang menyerang desanya. Aksi penyerangan menggunakan parang. Warga tidak sempat melakukan perlawanan karena saat penyerangan, dalam keadaan istirahat dan ada juga yang sedang beraktifitas.

Karena tidak ada persiapan untuk melawan sambungnya, warga memilih untuk melarikan diri di hutan dan menyelamatkan diri. Siapapun yang berada di kampung, baik itu laki- laki, perempuan, dewasa, dan anak kecil juga diserang.

“Saya tidak tahu pasti kenapa kami diserang. Saya mengalami luka serius dibagian tangan dan punggung karena dibacok. Saya menduga, yang menyerang kami karyawan dari PT Sanggar Agro,” sebutnya di Rumah Sakit Muhamadiyah Bima, Kamis (1/12).

Halik beraharap pemerintah dan penegak hukum segera memproses dan menangkapa pelaku penyerangan ini. Pelaku harus dihukum sesuai aturan. Jika tidak, akan terjadi perselisihan tak berujung. Karena warga Oi Katupa sudah terluka.

“Sampai sekarang saya tidak tau pasti apakah warga desa sudah ada yang kembali ke rumah masing-masing atau masih berada dalam hutan,” ungkapnya.

Sementara itu Humas PT. Sanggar Agro Edi Mulyono membantah jika yang menyerang warga Desa Oi Katupa tersebut karyawanya. Menurut dia, warga Oi Katupa diserang oleh sejumlah warga yang ingin melewati jalan lintas Sanggar – Tambora, karena akses jalan umum tersebut diblokir warga setempat.

“Saya tidak tahu pasti seperti apa kejadianya. Tapi yang saya dengar, kalau warga Oi Katupa diserang oleh para warga desa lain yang sudah berjam-jam menunggu dibukanya pemblokiran jalan tersebut. Jadi tidak benar karyawan PT. Sanggar Agro yang menyerang,” jelasnya via Seluler.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *