Cuaca Buruk, Petani Bawang Merah Khawatir

Kabupaten Bima, Kahaba.- Cuaca buruk saat ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi petani bawang merah. Bagaimana tidak khawatir, baru saja menanam bawang langsung diguyur hujan.

Warga Sampungu saat panen bawang merah. Foto: Noval

Warga Sampungu saat panen bawang merah. Foto: NovalBawang

Seperti yang dialami Nuriadin, petani Desa Sampungu. Katanya, bawang bantuan pemerintah yang ditanam tergantung kondisi cuaca. Jika kondisi cuara tak bisa diprediksi seperti ini, maka akan berdampak pada tanaman.

“Dua pekan lalu saya sudah tanam bawang bantuan pemerintah. Tapi, paginya saya tanam, sorenya diguyur hujan lebat,” katanya, Jum’at (2/12).

Kondisinya pasca diguyur hujan diakuinya, tidak sesubur yang diharapkan. Manalagi, hama ulat yang terus menerus menyerang daun bawang.

“Kita terus memberi obat hama dan obat penahan dingin. Hanya itu cara satu-satunya, agar bawang bisa bertahan hingga panen,” ujar pria yang akrab disapa Degon ini.

*Kahaba-02

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *