Cuaca Buruk, PLN Optimalkan Perambasan Pohon

Kota Bima, Kahaba.- Mengantisipasi banyak terjadinya gangguan listrik karena cuaca buruk, jajaran PT. PLN area Bima mengoptimalkan perambasan pohon dibeberapa lokasi. Perambasan dimaksudkan untuk mengurangi terjadinya gangguan jaringan yang dapat menyebabkan pemadaman.

Petugas PLN saat perambasan pohon dijalan Gatot Soebroto. Foto: Eric

Petugas PLN saat perambasan pohon dijalan Gatot Soebroto. Foto: Eric

Manager PT. PLN Area Bima melalui Bidang Pelayanan dan Administrasi Rachman Yuanda mengatakan, perambasan merupakan agenda rutin PLN, baik disaat musim hujan, juga di musim kemarau. Itu dilakukan sebagai bentuk proteksi dini, agar menghindari terjadinya gangguan jaringan listrik.

Perambasan dilakukan dibeberapa titik lokasi seperti, disekitar Polres Bima Kota, serta beberapa lokasi yang terdapat pohon lebat, dan terdapat kabel jaringan.

“Antisipasi ini dilakukan untuk menghadapi curah hujan yang tinggi, kemudian angin kencang dan cuaca buruk lainnya yang saat ini melanda Indonesia secara umumnya,” ujarnya, Selasa (6/12).

Dijelaskan Yuanda, akhir-akhir ini hujan disertai angin kencang selimuti pulau Sumbawa, khusus di Kota Bima, Bima dan Dompu. Sehingga banyak pohon besar yang bergeser dan menyentuh jaringan listrik. Akibatnya, sering terjadi listrik padam.

Untuk memastikan jaringan listrik tetap aman dan tidak terganggu, pihaknya tetap melakukan perambasan. Apalagi jika mendapat laporan dari masyarakat. Tapi jika nanti terjadi pemadaman saat angin kencang, dan cuaca buruk diluar kemampuan, atas nama PT. PLN Area Bima dirinya meminta kepada masyarakat untuk bersabar.

“Kejadian alam tidak bisa kita hindari. Saat musim begini pemadaman mendadak kerap terjadi,” katanya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *