Kasus Fiberglass dan BBGRM Ditarik ke Polda, Apa Hasilnya?

Kota Bima, Kahaba.- Dua kasus jumbo yang pernah menyita perhatian publik di Bima, masing masing Kasus dugaan korupsi pengadaan sampan Fiber Glass tahun 2012 dan pengadaan kaos BBGRM di Kantor BPMDes Kabupaten Bima, ditarik ke Polda NTB. Proses hukum kasus tersebut belum kunjung tuntas dan tidak diketahui hasilnya.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP. Afrizal SIK. Foto: Ompu

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP. Afrizal SIK. Foto: Ompu

Kapolres Bima Kota melalui Kasat Reskrim AKP Afrizal SIK yang dikonfirmasi, Jumat (09/12) mengaku dua kasus yang telah mengantungi data hasil audit BPKP Mataram dengan kerugian negara yang diduga dilakukan para calon tersangka, telah ditarik Polda NTB. Diambil alihnya kasus tersebut setelah proses akhir yang disidik jajaran Penyidik Tipikor Polres Bima Kota.

“Dua kasus itu, sudah diambil alih Polda NTB,” katanya di depan Kantor Walikota Bima

Sejak dua kasus tersebut resmi ditarik Polda BTB, kata pria kelahiran 86 ini, pihaknya tidak berwenang lagi dalam melakukan penyidikan dan ekspos kasus yang telah mengantungi nama calon tersangka masing masing kasus Fiber glass yakni FFI dan kasus BBGRM yakni YS.

“Untuk pengembangan proses hukumnya, silahkan tanyakan di Polda NTB,” saran Afrizal.

Sebagai gambaran dua kasus tersebut merupakan bahagian dari kasus yang digelar bersama di polda NTB, dalam rangka supervisi penanganan kasus yang dilakukan jajaran instansi penegak hukum beberapa waktu lalu.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *