BPBD Akan Bentuk Desa Tangguh Banjir

Kabupaten Bima, Kahaba.- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima berencana akan membentuk Desa Tangguh Banjir. Tujuannya, untuk mengantisipasi bencana alam musim hujan, utamanya banjir secara dini.

Kepala BPBD Kabupaten Bima, H Sumarsono. Foto: Ady

“Kita rencanakan bentuk Desa Tangguh Banjir ini di tiga titik di Kabupaten Bima. Yakni di Kecamatan Sape, Bolo dan Woha,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bima, H Sumarsono kepada Kahaba.net, kemarin.

Sebelum pembentukan Desa Tangguh Banjir ini jelasnya, terlebih dahulu akan dilaksanakan kegiatan rencana kontinitas penanggulangan banjir tingkat Kabupaten Bima. Hal ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait bagaimana antisipasi dini bencana banjir.

“Kita ingin masyarakat lebih siap dan sigap karena kita tidak tahu kapan banjir akan terjadi. Tetapi minimal siklus banjir tahun sudah kita petakan dimana saja titiknya,” terang Sumarsono.

Selain penanggulangan banjir, pihaknya juga tetap mengatensi pencegahan bencana musih hujan lainnya, seperti tanah longsor dan angin puting beliung. Walaupun saat ini diakuinya, belum ada laporan masyarakat terkait dampak banjir selama awal musim hujan.

“Hasil koordinasi kita dengan BMKG, puncak musim hujan diperkiran akhir Desember atau Januari nanti. Makanya, yang terpenting bagi kita adalah kesiapan mengantisipasi,” tambahnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *