LMND Segel Kantor Dinas Pertanian

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan Kader LMND Kota dan Kabupaten Bima usai aksi didepan Polres Bima Kota, Kamis (15/12), juga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bima.

Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bima saat disegel. Foto: Deno

Aksi menyorot banyaknya dugaan korupsi di Dinas setempat seperti anggaran pengadaan dan pembagian bibit menjadi isu sentral aksi massa.

Pantauan Kahaba, upaya para demonstran yang ingin menemui Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Bima gagal. Kecewa dengan sikap kepada dinas tersebut, massa menyegel pintu utama kantor setempat dengan cara memasang silang bendera LMND di pintu.

Koordinator aksi Suparman menyorot, setiap pengadaan bibit, seperti baik bibit bawang, jagung, kedelai untuk para kelompok tani, selalu saja bermasalah dan diduga terjadi konspirasi jahat. Akhirnya, banyak bibit yang disalurkan tidak bisa bermanfaat dengan baik.

“Banyak kami temukan petani yang mengeluhkan kualitas bibit. Akibatnya, petani gagal tanam dan dirugikan,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada BPK dan KPK segera memroses sejumlah kasus yang sering disorot oleh masyarakat dan lembaga di Kabupaten Bima di dinas tersebut. Karena jika terus dibiarkan, maka petani akan semakin dikibulin.

“Kasihan petani, harus menjadi korban dari program bantuan yang tidak jelas,” sorotnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. yus

    klau bs saran untuk LMND, ngapain buang2 waktu untuk demo, abisin tenaga, kecuali saudra diduga memliki kpentingan atau diduga ditunggangi oknum tertentu. klau emang saudara yakin ada tindak pidana korupsi, ya silahkan laporkan ke pihak yang berwajib, berani gk saudara lapor? klau demo, anak sd aja berani.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *