Hingga Desember, Penderita Demam Berdarah Sebanyak 54 Orang

Kota Bima, Kahaba.- Tahun ini, dari Januari hingga Desember tercatat jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bima meningkat menjadi 54 orang. Untuk bulan Desember saja, dua orang warga terserang DBD dan masih dirawat secara intensif.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bima, Sudarmin. Foto: Bin

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bima, Sudarmin mengaku, jumlah tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 52 orang. Pada tahun ini, DBD banyak tersebar di Kecamatan Raba.

“Dari jumlah 54 orang yang terjangkit BDB, yang meninggal dunia dari Januari hingga Juli sebanyak 4 orang,,” ungkapnya, Jumat (16/12).

Diakui Sudarmin, gejala awal klinis DBD dulu dan kini berbeda. Dulu, yang terjangkit DBD mengalami demam tinggi selama 3 hari. Tapi sekarang, gejala deman bisa naik turun.

“Karena gejala awal yang berbeda, kami sarankan kepada orang tua agar cepat membawa anak ke Rumah Sakit jika terjadi demam tinggi, agar segera diperiksa,” katanya.

Apabila orang tua terlambat dan menganggap panas biasa atau sepele sambungnya, maka akan berdampak buruk bagi anak.

“Jangan tunggu terjadi pendarahan baru dibawa untuk diperiksa,” ucapnya.

Sebagai bentuk upaya pemerintah menekan angka penderita DPD, Sudarmin menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di tiap Kelurahan, diwakili oleh Kader Posyandu dan kader malaria. Menjelaskan bagaimana mengenal tanda-tanda DBD dan penanganan awal.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *