Hendak Menimbun Laut, Warga Dara Sita Alat Berat

Kota Bima, Kahaba.- Penimbunan di pesisir laut Amahami yang diduga dilakukan pemilik Toko Antara menuai protes dari Warga Kelurahan Dara. Protes itu dilakukan sejak Selasa kemarin hingga Rabu (12/9) ini. Di hari protes yang kedua, masyarakat menyandera alat berat yang rencananya akan mengeruk dan menimbun laut dikawasan pesisir Amahami itu.

Warga Dara sita alat berat yang ingin menimbun laut (12/9)/foto: Cen

Kepada Kahaba, salah seorang masyarakat Dara, Budi, mengaku pemblokadean warga terhadap pengerukan tanah di Kelurahan Dara ini adalah hari yang kedua. Kemarin, Selasa (11/9), warga telah menyampaikan aspirasinya, namun masih tak diindahkan pihak oknum yang ingin menimbun laut itu. Sebagai bentuk lanjutan protes warga Dara, akhirnya warga menyandera alat berat yang ingin melanjutkan aktivitas pengerukan di laut itu.  Alat berat terpaksa dimatikan, karena warga mengancam akan bersikap keras, jika pengerukan itu terus dilakukan.

Dari pengakuan Budi, informasinya, laut yang ditimbun itu telah dikeluarkan sertifikat oleh Badan Pertahanan Nasionan (BPN) Kota Bima. “Bagaimana mungkin laut itu dikapling oleh masyarakat. Walau dia memiliki duit segudang, namun laut tak bisa dimiliki secara perorangan,” jelas Budi. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *