Bantuan Terus Disalurkan, Masyarakat Diminta Bersabar

Kota Bima, Kahaba.- Enam hari pasca banjir bandang menerjang Kota Bima dan sekitarnya, bantuan dalam bentuk apapun akan sangat dibutuhkan. Sebab, banjir yang datang dua kali tersebut telah merenggut banyak harta benda.

Ketua FPRB Kota Bima Anwar Arman (Kiri) saat memantau penyaluran bantuan korban banjir. Foto: Eric

Guna memastikan bantuan disalurkan dengan baik, Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB) terus berupaya maksimal. Itu terlihat pada saat aktivitas bongkar muat bantuan di Pemkot Bima untuk segera disalurkan.

Menurut Ketua FPRB Kota Bima Anwar Arman, berdasarkan data yang diperolehnya, sebanyak 32 Kelurahan merasakan dampak langsung banjir bandang. Pemerintah Kota Bima dan jajaran bahu membahu bekerja untuk menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat.

Arman mengungkapkan, adapun jenis bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti makanan, minuman hingga pakaian telah disalurkan dua kali dalam sehari. Itu dilakukan, agar bisa menjangkau setiap kepala keluarga yang terkena dampak banjir.

“Kami meminta kepada masyarakat tetap bersabar, pemerintah bersama tim relawan lainnya tidak pernah duduk diam. Karena setiap hari terus mengerahkan tenaga menyalurkan bantuan,” ujarnya, Anwar Arman di halaman kantor Walikota Bima, Selasa (27/12).

Menanggapi keluhan warga tentang keterlambatan bantuan, pria yang juga anggota DPRD Kota Bima itu memaklumi. Karena jika dilihat dari lokasi medan yang ditempuh, akses transportasi dan jumlah ketersediaan tenaga yang belum memadai, dibandingkan banyaknya jumlah korban banjir.

“Sekali lagi kami meminta masyarakat untuk tetap bersabar menghadapi ujian ini. Tetap tenang, karena kami terus bekerja keras dan maksimal dalam menyalurkan bantuan untuk sampai langsung ditangan masyarakat,” katanya.

Duta PKS itu juga berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi dan terprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mencoba memperkeruh situasi dan kondisi. Sebab dirinya berpendapat, oknum yang menyebarkan isu hanyalah orang yang tidak berada langsung di lapangan dan mengetahui kondisi dilokasi.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *