Sampah Mulai Membusuk, Truk Tak Kunjung Tiba

Kota Bima, Kahaba.- Terhitung sudah genap seminggu pasca banjir bandang yang kedua di Kota Bima. Namun di sejumlah lorong-lorong masih terlihat banyak sampah berserakan yang ditumpuk warga.

Sampah sisa banjir di Kelurahan Lewirato. Foto: Ady

Truk sampah yang ditunggu pun tak kunjung tiba, sementara kondisi sampah saat ini sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Seperti terjadi di hampir semua lorong Kelurahan Lewirato.

Salah seorang warga Lewirato, Eko Darmansyah mengaku, bau busuk sampah sejak dua hari terakhir mulai menyengat. Bahkan mulai dihinggapi banyak lalat.

“Kalau dibiarkan terus kami kuatir berakibat buruk pada kesehatan anak-anak karena penyakit mudah datang,” ujarnya.

Eko juga mengeluhkan lambannya respon pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah sisa banjir. Padahal dua hari pasca banjir kedua, banyak truk sampah yang disebar ke perkampungan untuk mengangkut sampah.

“Tapi sekarang kok gak terlihat lagi. Yang dibersihkan hanya jalan bagian depan. Kita yang di dalam kampung gimana, sudah seminggu menunggu truk sampah belum juga datang,” keluhnya.

Warga lainnya, Ida mengaku, lantaran menunggu truk sampah tanpa kejelasan, Ia dan beberapa warga berinisiatif mengumpulkan uang untuk menyewa truk sampah. Sebab, setiap hari sampah terus bertambah dan kini sudah menggunung.

“Uang warga yang terkumpul sudah Rp750 ribu. Kita minta kerelaan saja berapapun, karena tunggu truk dari pemerintah sudah terlalu lama,” akunya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *