Pria Meninggal Terapung Tinggalkan Sandal Jepit Dibantaran Sungai

Kota Bima, Kahaba.- Sebelum mayat Efendi (31) asal Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur ditemukan terapung di DAM Rontu Kelurahan Rabadompu Barat, Jumat (30/12). Sebagian warga Kumbe melihat jejak sandal jepit milik korban dibantaran sungai Kumbe. Namun warga tidak menyangka, jika Efendi tewas tenggelam. (Baca. Pagi ini Warga Rabadompu Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Terapung) 

Mayat terapung di DAM Kelurahan Rabadompu. Foto: Oyonk Gagal Derita (Facebook)

Warga setempat, Syamsudin kepada Kahaba.net mengaku, berdasarkan informasi warga yang biasa ke sungai dua hari lalu (Rabu,red). Efendi diketahui sedang mancing. Namun, selang beberapa  jam warga bertanya tanya, karena yang terlihat hanya sandalnya saja. (Baca. Ini Identitas Mayat Terapung itu..)

Lantaran sudah terbiasa, lanjut Syamsudin mengutip cerita warga, hilangnya Efendi dibantaran sungai tidak menjadi pertanyaan yang berlebihan.

“Saat itu, warga pernah melihatnya mancing, namun beberapa jam kemudian Efendi menghilang, hanya sandal jepit yang tertinggal,” kisahnya.

Informasi warga lainnya, Adhar melengkapi cerita Syamsudin. Ada warga yang melihat Efendi membeli kail pancingan. Informasi itu yang menguatkan, jika Efendi tewas tenggelam saat sedang mancing dibantaran sungai.

“Almarhum, memang mengalami penyakit ayan,” ujarnya menguatkan cerita Syamsudin.

Selanjutnya kata Syamsudin, setelah mayatnya ditemukan terapung di DAM Rontu, baru diketahui mayat itu Efendi.

“Jenajah almarhumah langsung di kuburkan di TPU Kelurahan Kumbe oleh keluarga,” tuturnya

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *