Angkut Sampah Banjir, Warga Patungan Sewa Truk

Kota Bima, Kahaba.- Kendaraan pengangkut sampah kiriman dari pemerintah tak kunjung tiba, warga Kelurahan Lewirato akhirnya berinisitif untuk patungan menyewa truk. Aksi tersebut dilakukanm karena sampah yang sudha menumpuk lebih dari 7 hari sudah mengeluarkan bau busuk.

Warga Kelurahan Lewirato saat mengangkut sampah banjir. Foto: Bin

Eko, warga setempat mengaku, gang disekitar lingkungannya memang luput dari perhatian. Saat truk yang dikirim oleh pemerintah beberapa waktu lalu, hanya melewati jalan utama Kelurahan Lewirato. Sementara gang – gang didalamnya, tidak tersentuh.

Padahal, didalam gang sampah menggunung. Sekian lama kian mengeluarkan aroma busuk. Kondisi tersebut seolah melengkapi derita pasca banjir menerjang Kelurahan Lewirato.

“Mau bagaimana lagi, sampah sudah sangat banyak. Kalau tunggu truk kiriman dari pemerintah kapan sampah ini diangkut. Akhirnya kita warga sekitar terpaksa patungan untuk sewa truk sampah,” ujarnya, Sabtu (31/12).

Kata dia, selama tiga hari warga patungan. Satu rumah masing – masing Rp 30 ribu. Akhirnya terkumpul uang sebanyak Rp 750 ribu untuk menyewa dua truk pengangkut sampah.

“Alhamdulillah tadi pagi dua truk sampah tiba dan mengangkut tumpukan sampah yang sudah menggunung,” katanya.

Diakui Eko, sampah yang sudah dibersihkan tersebut baru di lingkungan RT sekitarnya. Belum lagi sampah yang berada di RT lain Kelurahan Lewirato. Karena dari pengamatannya, masih banyak sampah yang menumpuk didepan rumah warga.

“Kami sarankan warga untuk patungan saja. Kalau menunggu truk dari pemerintah, kapan sampah – sampah ini akan diangkut,” sorotnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *