Aktivitas Perkantoran Diharapkan Mulai Berjalan

Kota Bima, Kahaba.- Masa tanggap darurat banjir Kota Bima masih akan berlangsung hingga Kamis, 5 Januari 2017. Namun demikian, seluruh pegawai lingkup Pemerintah Kota Bima diminta untuk hadir di kantor mulai hari Selasa (3/1), dengan mengenakan pakaian dinas harian (PDH). Bagi pegawai yang terdampak banjir dan tidak lagi memiliki seragam, boleh mengenakan pakaian bebas rapi.

Kantor Walikota Bima setelah diterjang banjir. Foto: Hum

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin melalui siaran persnya mengatakan, penanganan banjir saat ini difokuskan pada aktivitas pembersihan lingkungan. Tim dari klaster kebersihan terus mengangkut sampah dari berbagai wilayah terdampak walaupun dalam keterbatasan armada truk dan tenaga operasional.

“Masyarakat juga dihimbau untuk bekerjasama membantu mengangkut sampah ke atas truk agar tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk setiap kali pengangkutan,” imbaunya.

Diakui Ryan, tim klaster kesehatan juga sedang melaksanakan fogging, vaksinasi dan lysolisasi. Fogging sementara telah dilaksanakan di 2 lokasi yang terindikasi gejala Demam Berdarah, yaitu Lingkungan Penaraga dan Lingkungan Tolotongga.

Lysolisasi telah dilaksanakan di 381 rumah. Sementara vaksinasi mulai dilaksanakan di tiga tempat pengungsian yaitu Masjid Baiturrahman Raba, Masjid Baitul Hamid Penaraga dan masjid di kelurahan Monggonao. Jenis vaksin yang diberikan antara lain Bacille Calmette-Guérin (BCG), campak dan hepatitis B0 Uniject.

“Klaster kesehatan masih membutuhkan lebih banyak dukungan tenaga, obat maupun peralatan, antara lain kaporit, lysol, vaksin dan alat fogging,” katanya.

*Kahaba-01/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *