Pasca Banjir, Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu Perkilogram

Kota Bima, Kahaba.- Dampak musibah banjir berpengaruh besar terhadap melonjaknya harga sembako di Kota Bima. Beberapa kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan harga drastis di pasar seperti cabai rawit, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih.

Aktifitas Pasar Amahami pasca banjir. Foto: Ady

Pantauan media ini, tidak tanggung-tanggung, harga cabai rawit melambung hingga tembus Rp100 ribu Perkilogram (Kg) dari harga sebelumnya Rp45 ribu Perkg. Sementara bawang putih dari Rp40 ribu kini naik menjadi Rp50 ribu Perkg.

Menanggapi hal ini, Kabid Perdagangan dan Perindustrian Dinas Koperindag Kota Bima, Ratnaningsih membenarkan beberapa harga sembako mengalami kenaikan. Namun, secara umum diakuinya harga sembako masih tetap stabil pasca banjir.

“Yang naik harganya cabai rawit, sekarang jadi Rp80 ribu Perkg, minyak goreng Rp22 ribu Perliter, bawang merah Rp35 ribu Perkg,” ungkapnya.

Sisanya kata Ratnaningsih, harga masih stabil dan tidak mengalami kenaikan. Hasil pengecekan dinas, justru kenaikan beberapa harga sembako tersebut telah terjadi sebelum banjir.

“Seperti daging ayam dari Rp40 ribu Perkg jadi Rp42 ribu Perkg itu naik sebelum banjir. Minyak goreng juga begitu. Kalau yang lain seperti beras masih normal Rp10 ribu Perliter,” jelasnya.

Ratnaningsih mengaku, pihaknya tetap rutin turun mengecek harga barang. Bila ada kenaikan tidak wajar, pedagang akan langsung diingatkan dan diberi teguran. Begitu pula barang-barang yang dijual di toko tetap dalam pantauan.

“Kalau di toko sudah kita cek, tidak ada harga yang naik,” akunya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *