Dewan Minta Pansel Sekda Dibubarkan

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima M. Irfan meminta kepada Walikota Bima untuk membubarkan Tim Pansel Sekda Kota Bima. Pasalnya, Pansel dinilai tidak bekerja dengan baik dan profesional.

Anggota DPRD Kota Bima M. Irfan. Foto: Bin

“Masa dari 5 orang calon Sekda Kota Bima tidak ada satupun yang memenuhi syarat, ini kan aneh. 5 orang ini semua orang tahu juga memiliki kinerja yang baik di birokrasi,” ujar Irfan pada Kahaba, Rabu (4/1). (Baca. Tidak Penuhi Syarat, 5 Calon Sekda Kota Bima ini Gugur)

Duta PKB itu menuding, terlalu banyak tarik ulur kepentingan saat proses seleksi calon Sekda Kota Bima. Itu terlihat dari sejak awal proses dimulai. Syarat – syarat jika dilihat secara politik juga terlalu banyak kepentingan.

“Saya dari awal melihat ada indikasi banyak kepentingan pada proses ini. Makanya tidak bisa memberikan hasil yang baik,” sorotnya.

Irfan juga sangat menyesalkan tidak lolosnya 5 orang calon sekda itu ke tahap 3 besar. Pansel pun dinilai tidak bekerja dengan indikator rekam jejak yang tidak jelas.

“Karena banyak kepentingan, jadi yang terlihat hanya keinginan subyektif. Independensi pun dipertanyakan,” katanya.

Untuk itu, pria yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Bima itu meminta kepada Walikota Bima untuk mengganti tim pansel Sekda. Karena masih banyak orang di Kota Bima yang dinilai mampu.

“Ada mantan sekda yang lain yang bisa jadi Ketua Pansel. Juga dari akademisi pun banyak. Bila perlu, dari legislatif juga harus diberikan kesempatan untuk menjadi tim pansel,” sarannya.

Sebab tambah Irfan, Sekda juga menjadi jembatan untuk komunikasi dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Eksekutif dan Legislatif.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *