Bantuan Rp 500 Ribu untuk Korban Banjir Dipotong, Laporkan

Kota Bima, Kahaba.- Pelaksana tugas Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin menegaskan, bantuan untuk korban banjir sebesar Rp 500 ribu tidak boleh dipotong, oleh siapapun dan dengan alasan apapun. (Baca. Hari ini, Uang Rp 500 untuk Korban Banjir Mulai Dibagikan)

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin. Foto: BinSyahrial

“Kalau sampai ada pemotongan sepeser pun, segera laporkan kepada Pemerintah Kota Bima,” sarannya, Rabu (4/1).

Diakuinya, uang sebesar Rp 10 Miliar dari BNPB itu diberikan kepada semua warga Kota Bima yang terdampak banjir.

“Bantuan itu tidak ada pengecualian. Semua yang terkena dampak banjir berhak menerimanya,” tegas Ryan.

Dana itu sambungnya, sudah disalurkan ke nomor rekening Ketua RW yang Kelurahannya diterjang banjir bandang. Mekanisme penyalurannya pun dilakukan oleh RW, dibantu Ketua RT, atas sepengetahuan lurah setempat.

“Hari ini bantuan itu mulai disalurkan,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *