Syafrudin Imbau Warga Bantu TNI Bersihkan Sisa Banjir

Kota Bima, Kahaba.- Ratusan personil TNI hingga saat ini masih bergelut dengan lumpur dan sisa banjir bandang Kota Bima. Mereka masih ada di lorong – lorong, di sudut – sudut kampung, bergerak dan berada ditengah rakyat.

Anggota DPR RI H. Muhammad Syafrudin saat bersama rakyat bersihkan sampah sisa banjir. Foto: Bin

Keberadaan TNI pasca bencana hebat di Kota Bima menurut Anggota DPR RI H. Muhammad Syafrudin telah menunjukan solidaritas dan pengerahan bantuan kemanusiaan yang masif. Kesulitan yang dihadapi rakyat pasca bencana juga telah mendapat perhatian yang serius.

“Semua bisa melihat kehadiran TNI ditengah-tengah rakyat Kota Bima. TNI tidak hanya mengerahkan kekuatan personil, tapi juga membawa serta aset militer untuk penanggulangan bencana. Saya rasa ini sangat luar biasa,” ujarnya, Jumat (6/1).

Syafrudin terlihat mengajak masyarakat Kelurahan Nae untuk bersama TNI membersihkan material sisa banjir diruas jalan kelurahan tersebut. Sebab, di Kelurahan Nae, masih banyak tumpukkan sampah dan sisa lumpur memenuhi jalan.

“Jika tidak segera dibersihkan, sampah sisa banjir ini akan menghadirkan rasa trauma warga pasca dihempas bencana,” katanya.

Kata Rudy Mbozo, begitu pria tersebut biasa disapa, kehadiran TNI telah menjadi bagian penanggulangan bencana yang dilakukan secara terkoordinir. Seperti upaya pencegahan, kesiapsiagaan , tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada seluruh warga Kota Bima untuk bisa bersama TNI, saat TNI melakukan kerja – kerja kemanusiaan membantu melakukan normalisasi dan pemulihan pasca bencana. Karena dengan kebersamaan dan gotong – royong, maka semua akan dilakukan dengan mudah.

Hingga beberapa hari kedepan TNI masih terus bekerja dan membersihkan sampah sisa banjir. Saya minta warga Kota Bima juga bisa ambil bagian dan membantu peran TNI ini,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *